Bimas Islam Kemenag Madina Rangkul Penghulu dan Penyuluh Dalam Early Warning System Konflik Agama
07 Nov 2025 | 60 | Penulis : Humas Cabang APRI Mandailing Natal | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Panyabungan, (Humas). Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal menggelar Rapat Koordinasi sekaligus Rapat Early Warning System (EWS) Konflik Agama Masyarakat pada, Rabu (05/11), bertempat di Aula Kantor Kemenag Mandailing Natal.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal (Madina), H. Maranaik Hasibuan M.A, didampingi oleh Kasubbag Tata Usaha, H. Armen Rahmad Hasibuan, S.Ag., M.I.Kom, Kasi Bimas Islam Irfansyah Nasution, S.Ag., M.M, kepala KUA, Penghulu dan Penyuluh yang ada di kabupaten Mandailing Natal.
Dalam arahannya, Maranaik Hasibuan menekankan pentingnya deteksi dini terhadap potensi konflik keagamaan di tengah masyarakat. Ia menyampaikan bahwa upaya menjaga kerukunan umat beragama merupakan bagian penting dari tugas Kementerian Agama dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat persatuan bangsa “Kita harus selalu sigap dan responsif dalam memantau dinamika masyarakat. Early Warning System bukan sekadar laporan, tetapi sistem kewaspadaan dini untuk mencegah munculnya konflik dan memperkuat kerukunan,” ujar Maranaik Hasibuan.
Selain membahas isu toleransi dan kerukunan, rapat juga menyoroti beberapa agenda internal penting, di antaranya pembahasan program Srikandi, penyelesaian administrasi E-Kinerja pegawai, serta persiapan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama yang akan datang.
Kasubbag TU, H. Armen, dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa penyelesaian E-Kinerja harus menjadi perhatian seluruh pegawai agar kinerja instansi dapat terukur dengan baik sesuai target yang telah ditetapkan. Ia juga mengingatkan agar persiapan HAB dilakukan secara matang, baik dari segi kegiatan, partisipasi pegawai, maupun aspek administrasi “Kita ingin memastikan bahwa seluruh kegiatan menjelang Hari Amal Bakti berjalan lancar, tertib, dan membawa semangat kebersamaan keluarga besar Kementerian Agama,” ungkap Armen.
Rapat koordinasi ini diakhiri dengan sesi diskusi dan penegasan tindak lanjut dari masing-masing bidang untuk memastikan seluruh program dan kegiatan dapat terlaksana dengan optimal. Dengan terselenggaranya rapat ini, diharapkan Kemenag Mandailing Natal semakin solid dalam menjaga kerukunan umat beragama, meningkatkan kinerja pegawai, serta memantapkan kesiapan menyambut Hari Amal Bakti Kementerian Agama yang menjadi momentum penguatan semangat pengabdian kepada masyarakat. (MHS/REP)