ASN KUA Kisaran Timur Laksanakan Bimwin, Upaya Persiapkan Generasi Berdaya
Daerah

ASN KUA Kisaran Timur Laksanakan Bimwin, Upaya Persiapkan Generasi Berdaya

  12 Feb 2026 |   6 |   Penulis : Humas Cabang APRI Asahan |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Kisaran, (Humas). ASN KUA Kisaran Timur yang terdiri dari Penghulu PPPK Fadlil Daulay, S.H dan Penyuluh PPPK Hasliza Lubis M.H Melaksanakan Bimbingan Perkawinan Sebagai upaya menyiapkan generasi keluarga Indonesia yang berdaya dan harmonis, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kisaran Timur kembali melaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin, Selasa, 3 Februari 2026 Pukul 09.00 s/d Selesai. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Balai Nikah KUA Kecamatan Timur, Kamis, (12/02). 



Fadlil Daulay saat membuka kegiatan menegaskan bahwa Bimwin merupakan bentuk nyata komitmen Kementerian Agama dalam membentuk keluarga yang kokoh secara spiritual, emosional, dan sosial. “Keluarga sakinah tidak lahir begitu saja. Ia dibangun di atas kesungguhan suami-istri menjaga lima pilar utama: keimanan, tanggung jawab, komunikasi, kasih sayang, dan keteladanan, melalui Bimwin ini diharapkan calon pengantin tidak hanya siap menikah secara administratif, tetapi juga siap menjalani kehidupan rumah tangga dengan iman, ilmu, dan kesehatan. Fadlil menambahkan, “Bimbingan perkawinan seperti ini bukan sekadar formalitas, tetapi investasi jangka panjang dalam membangun keluarga yang kuat dan sejahtera,” ujar Fadlil.

Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Kisaran Timur, Haslizah Lubis yang menjadi, menyampaikan secara lugas tentang Lima Pilar Keluarga Sakinah. Ia menjelaskan bahwa keluarga sakinah dibangun di atas lima pilar pokok, yaitu keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, tanggung jawab dan kejujuran, komunikasi yang sehat dan terbuka, kasih sayang serta penghargaan antar pasangan, dan keteladanan dalam mendidik anak serta berinteraksi sosial. “Keluarga sakinah bukan hanya tentang kebahagiaan di dunia, tetapi juga tentang bagaimana menjadikan rumah tangga sebagai jalan menuju ridha Allah,” jelasnya.


Menurutnya, pasangan suami istri perlu saling menghormati, menasihati dalam kebaikan, dan senantiasa menghadirkan Allah dalam setiap keputusan hidup. Keluarga yang kuat, lanjut Nur Azizah, lahir dari iman yang kokoh dan komunikasi yang tulus.    

Tambah Terahir Fadlil Daulay Menyampaikan bahwa dalam membentuk keluarga yang sehat.    Melalui kegiatan ini, KUA Kistim menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga sehat secara fisik dan mental. Kegiatan Ini di tutup dengan berdoa bersama dengan Khitmat yang di pimpin oleh penghulu PPPK Fadlil Daulay, S.H.



Bagikan Artikel Ini

Infografis