Daerah
Wujudkan Empati dan Solidaritas, Jajaran KUA Sidikalang Hadiri Doa Bersama Lintas Agama untuk Korban Bencana
29 Dec 2025 | 22 | Penulis : Humas Cabang APRI Dairi | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Sidikalang, (Humas). Jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sidikalang menunjukkan kepedulian mendalam dengan menghadiri kegiatan Doa Bersama Lintas Agama bagi korban bencana alam. Acara yang merupakan hasil kolaborasi strategis antara Pemerintah Kabupaten Dairi dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Dairi ini berlangsung khidmat dengan menghadirkan seluruh elemen masyarakat untuk mengetuk pintu langit demi keselamatan bangsa.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Dairi, Kepala Kantor Kemenag Dairi, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Dairi. Kehadiran para pimpinan daerah ini menegaskan bahwa penanganan dampak bencana tidak hanya dilakukan melalui aksi fisik dan material, tetapi juga melalui pendekatan spiritual dan dukungan moral yang kuat bagi para penyintas yang sedang berduka.
Jajaran KUA Sidikalang hadir dengan formasi lengkap yang dipimpin langsung oleh Kepala KUA, H. Abdul Yajid Lingga, S.Ag., MM. Turut serta dalam rombongan tersebut para Penyuluh Agama Fungsional (PAF) dan staf administrasi. Kehadiran jajaran KUA ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap instruksi kementerian untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi keprihatinan nasional akibat bencana alam.
Suasana doa bersama tampak sangat inklusif karena diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dari lingkungan Pemkab dan Kemenag Dairi. Tidak hanya dari kalangan birokrasi, acara ini juga diramaikan oleh kehadiran para pemuka agama dari berbagai keyakinan, tokoh adat yang memegang teguh kearifan lokal, serta perwakilan masyarakat umum yang datang dengan niat tulus untuk mendoakan sesama.
Dalam rangkaian acara tersebut, para pemuka agama secara bergantian memimpin doa menurut keyakinan masing-masing. Hal ini menciptakan pemandangan yang menyejukkan, di mana perbedaan keyakinan tidak menjadi penghalang untuk bersatu dalam nilai kemanusiaan. Jajaran KUA Sidikalang, khususnya para penyuluh, tampak membaur dengan masyarakat guna memberikan penguatan spiritual di sela-sela kegiatan.
Bupati Dairi dalam sambutannya menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah dan tokoh agama sangat krusial dalam mitigasi bencana, terutama dalam menjaga mentalitas dan psikologis masyarakat. Beliau mengapresiasi kerja sama yang baik dengan Kemenag Dairi yang telah menginisiasi ruang komunikasi spiritual seperti ini, sehingga rasa kebersamaan di Kabupaten Dairi tetap terjaga dengan kokoh.
Kepala KUA Sidikalang, H. Abdul Yajid Lingga, menyatakan bahwa keterlibatan jajarannya adalah bagian dari tugas kemanusiaan. Menurutnya, penyuluh agama memiliki peran penting untuk memberikan edukasi tentang kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi ujian alam. Beliau berharap doa yang dipanjatkan secara kolektif ini dapat membawa ketenangan bagi para korban dan menjauhkan daerah dari musibah serupa di masa depan.
Acara ditutup dengan bersalaman antar lintas unsur sebagai simbol persatuan. Dengan adanya kegiatan doa bersama ini, diharapkan solidaritas warga Dairi semakin meningkat, serta menjadi pengingat bagi seluruh pihak untuk terus waspada dan saling bahu-membahu dalam menghadapi segala tantangan alam yang mungkin terjadi ke depannya. (MHS)