Tingkatkan Performa 2026, KUA Siempat Nempu Gelar Rakor Strategis Bahas Kedisiplinan hingga Ketahanan Pangan
06 Jan 2026 | 37 | Penulis : Humas Cabang APRI Dairi | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Siempat Nempu, (Humas). Mengawali hari kerja di minggu pertama tahun 2026, jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Siempat Nempu menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) internal pada Senin, (05/01). Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Siempat Nempu, Takdir Sagala, S.Pd.I, dan dihadiri oleh seluruh staf, penghulu, penyuluh, serta petugas administrasi. Rakor ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan memperkuat komitmen kerja di awal tahun anggaran baru.
Dalam poin pertama arahannya, Takdir Sagala memaparkan mengenai penguatan Profil KUA Kecamatan Siempat Nempu. Beliau menekankan bahwa profil kantor bukan sekadar data statistik, melainkan cerminan identitas dan kualitas lembaga di mata masyarakat. Pembaruan data profil yang akurat, baik secara digital maupun fisik, menjadi prioritas agar publik mendapatkan informasi yang valid mengenai layanan dan potensi keagamaan di wilayah tersebut.
Terkait Kedisiplinan Kerja, Kepala KUA memberikan penekanan khusus sebagai poin kedua. Beliau mengingatkan bahwa integritas seorang pegawai dimulai dari ketepatan waktu hadir dan kepatuhan terhadap jam kantor. Kedisiplinan dianggap sebagai modal utama dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Takdir Sagala meminta agar budaya kerja yang tertib terus ditingkatkan demi menjaga marwah institusi Kementerian Agama di tingkat kecamatan.
Hal menarik muncul pada poin ketiga, di mana KUA Siempat Nempu berencana mengambil peran dalam program Ketahanan Pangan. Takdir Sagala menyampaikan bahwa jajarannya akan mengembangkan potensi lahan atau program pemberdayaan berbasis keagamaan yang mendukung ketahanan pangan keluarga. Langkah inovatif ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat sekitar dalam memanfaatkan sumber daya lokal guna memperkuat ekonomi dan kedaulatan pangan di tingkat desa.
Memasuki poin keempat, pertemuan tersebut membahas secara mendalam mengenai Rencana Kerja Tahun 2026. Takdir Sagala menginstruksikan agar setiap unit kerja menyusun roadmap yang jelas, mulai dari layanan nikah, bimbingan manasik, hingga penyuluhan agama. Perencanaan yang matang di awal tahun ini dipandang sangat krusial agar seluruh program kerja dapat terealisasi secara terukur, efektif, dan efisien sepanjang dua belas bulan ke depan.
Tindakan tegas juga disuarakan oleh Kepala KUA pada poin kelima terkait Sanksi bagi PLO (Petugas Layanan Operasional) dan Pengadministrasi. Beliau menegaskan tidak akan menoleransi pegawai yang tidak hadir tanpa keterangan atau lalai dalam mengemban tanggung jawab pekerjaan. Sanksi administratif akan diberlakukan secara ketat sesuai regulasi yang ada bagi siapa pun yang terbukti mengabaikan kewajibannya, demi menjamin kelancaran pelayanan publik.
Rapat koordinasi yang berlangsung di ruang pertemuan KUA ini berjalan dengan dinamis. Para pegawai diberikan kesempatan untuk memberikan tanggapan dan masukan terkait kendala teknis di lapangan. Takdir Sagala berharap, dengan adanya aturan yang tegas mengenai sanksi dan arahan yang jelas mengenai rencana kerja, tidak ada lagi celah bagi ketidakefektifan kinerja di lingkungan KUA Siempat Nempu.
Kegiatan Rakor ditutup dengan kesepakatan bersama untuk menjalankan seluruh poin arahan tersebut dengan penuh tanggung jawab. Suasana optimisme menyelimuti akhir pertemuan, di mana seluruh jajaran berkomitmen untuk menjadikan KUA Siempat Nempu sebagai kantor yang berprestasi dan berintegritas di tahun 2026. Usai rapat, para pegawai langsung kembali ke pos masing-masing untuk melanjutkan pelayanan kepada masyarakat.