Daerah
Targetkan Nol Stunting, KUA Sinehu Kawal Sertifikat Elsimil Calon Pengantin
06 Jan 2026 | 24 | Penulis : Humas Cabang APRI Dairi | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Sinehu, (Humas). Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Siempat Nempu Hulu (Sinehu) terus berkomitmen meningkatkan kualitas ketahanan keluarga, khususnya dalam upaya pencegahan stunting sejak dini. Hal ini dibuktikan dengan kunjungan koordinasi dan konsultasi yang dilakukan oleh staf KUA Sinehu ke Puskesmas setempat, Senin (05/01).
Kunjungan ini berfokus pada sinkronisasi data dan penguatan edukasi mengenai penggunaan aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Hamil (Elsimil) bagi para Calon Pengantin (Catin). Sertifikat Elsimil kini menjadi salah satu syarat penting dalam proses pendaftaran nikah guna memastikan kondisi kesehatan pasangan sebelum memasuki jenjang rumah tangga.
Pentingnya Skrining Kesehatan Pra-Nikah
Dalam sesi konsultasi tersebut, pihak KUA dan petugas kesehatan Puskesmas Siempat Nempu Hulu membahas teknis pelaksanaan pemeriksaan kesehatan bagi Catin, yang meliputi: (1)Pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb). (2)Pengukuran lingkar lengan atas (LILA). (3)Penentuan status gizi melalui berat dan tinggi badan.
Kepala KUA Sinehu Tuppak Padang, S.Ag., melalui stafnya menyampaikan bahwa edukasi stunting harus dimulai dari hulu, yakni saat pasangan masih berstatus calon pengantin.
"Melalui sertifikat Elsimil, kita dapat mendeteksi secara dini risiko melahirkan bayi stunting. Jika ada hasil yang menunjukkan kurang gizi atau anemia, pihak Puskesmas akan memberikan pendampingan medis terlebih dahulu agar saat hamil nanti, sang ibu dalam kondisi prima," ujar staf KUA di sela-sela kegiatan.
Pihak Puskesmas Sinehu menyambut baik inisiatif koordinasi ini. Kolaborasi antara penyuluh agama/staf KUA dengan tenaga kesehatan dinilai sangat efektif karena KUA merupakan pintu pertama bagi pasangan yang akan membangun keluarga.
Dengan adanya konsultasi rutin ini, diharapkan tidak ada lagi kendala teknis bagi masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan pra-nikah maupun dalam pengisian aplikasi Elsimil. Langkah ini menjadi bagian dari program besar Kementerian Agama dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting nasional, khususnya di wilayah Kabupaten Dairi. (RFS)