Sosialisasi “Kemenag Berdampak” KUA Cijaku Perkuat Literasi Keagamaan Warga
Daerah

Sosialisasi “Kemenag Berdampak” KUA Cijaku Perkuat Literasi Keagamaan Warga

  21 Nov 2025 |   57 |   Penulis : PC Lebak |   Publisher : Biro Humas APRI Banten

CIJAKU – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak, menggelar kegiatan sosialisasi program “Kemenag Berdampak” pada Jumat, 21 November 2025. Sosialisasi ini dilaksanakan serentak di berbagai titik binaan masing-masing pegawai, terutama di lingkungan majelis taklim, dengan tujuan memperluas pemahaman masyarakat tentang layanan-layanan strategis yang disediakan Kementerian Agama melalui KUA di tingkat kecamatan.

Kegiatan ini melibatkan empat pegawai KUA Cijaku yang turun langsung ke masyarakat dengan membawa tema tertentu sesuai bidang layanan. Langkah ini menjadi upaya nyata KUA dalam meningkatkan literasi keagamaan, memperkuat ketahanan keluarga, serta menghadirkan pelayanan keagamaan yang lebih dekat, mudah diakses, dan responsif terhadap kebutuhan warga.

Konsultasi dan Mediasi Rumah Tangga


Pegawai pertama, H. Subroni, menyampaikan materi bertema layanan mediasi keluarga. Ia menegaskan bahwa KUA bukan hanya mengurusi pencatatan nikah, tetapi juga terbuka sebagai ruang konsultasi dan penyelesaian konflik rumah tangga.
Menurutnya, banyak pasangan yang menghadapi persoalan komunikasi atau tekanan ekonomi, namun enggan mencari ruang dialog sehat.

KUA siap menjadi mediator yang aman dan terpercaya untuk membantu pasangan menyelesaikan persoalan keluarga secara damai, sehingga perceraian bisa dicegah sedini mungkin,” jelasnya.

Selain itu, ia mengajak masyarakat agar tidak sungkan berkonsultasi, terutama terkait konflik psikis, ekonomi, maupun relasi suami-istri yang membutuhkan pendampingan profesional dan berperspektif keagamaan.

Layanan Pengelolaan Zakat


Sementara itu, H. Saepudin mengangkat tema mengenai layanan pengelolaan zakat yang dapat diakses di KUA Cijaku. Ia menjelaskan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban ibadah, tetapi juga instrumen sosial yang mampu memperkuat kesejahteraan masyarakat jika dikelola dengan baik.

“KUA mendukung pengumpulan, pendataan, dan penyaluran zakat, infak, dan sedekah secara tepat sasaran. Kami bekerja sama dengan para amil dan tokoh agama untuk memastikan bahwa manfaat zakat benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Ia juga mendorong jamaah majelis taklim agar semakin sadar dan disiplin dalam menunaikan zakat, karena pengelolaan zakat yang profesional dapat meningkatkan keadilan sosial di wilayah Cijaku.

Konsultasi Fiqh Muamalat dan Mawaris

Pegawai berikutnya, Totoh Abdul Fatah, menyampaikan tema konsultasi fiqh muamalat, mawaris, dan masalah keagamaan lainnya. Ia menjelaskan bahwa banyak persoalan masyarakat berkaitan dengan warisan, akad transaksi, atau hak-hak keluarga yang sering tidak dipahami secara utuh.

KUA menyediakan layanan konsultasi fiqh muamalat dan mawaris agar masyarakat memiliki dasar hukum yang jelas saat menghadapi persoalan harta, transaksi, hingga pembagian warisan,” tuturnya.

Ia menambahkan, sering kali konflik keluarga justru berawal dari ketidaktahuan terhadap aturan syariat. Oleh karena itu, KUA hadir untuk membimbing dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat agar keputusan-keputusan keluarga tidak menimbulkan perpecahan.

Moderasi Beragama dan Kebebasan Beragama


Pegawai terakhir, Mupid, menyampaikan materi mengenai moderasi beragama serta peran KUA dalam menjaga kerukunan dan kebebasan beragama di wilayah Cijaku. Ia menekankan bahwa KUA bukan hanya melayani umat Islam, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dan kelembagaan untuk menjaga harmoni sosial antarwarga.

Moderasi beragama adalah kunci mencegah konflik dan menjaga agar masyarakat hidup rukun meski berbeda pandangan, budaya, maupun keyakinan,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa nilai-nilai moderasi beragama harus hadir dalam kehidupan sehari-hari, terutama di lingkungan majelis taklim, sekolah, keluarga, dan ruang sosial lainnya.

Diharapkan Menghasilkan Dampak Nyata

Kepala KUA Cijaku menilai sosialisasi “Kemenag Berdampak” ini sebagai langkah strategis untuk mendekatkan layanan KUA kepada masyarakat secara langsung.

Dengan topik yang beragam mulai dari mediasi rumah tangga, zakat, fiqh muamalat, hingga moderasi beragama, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pemahaman menyeluruh kepada masyarakat dan meningkatkan kualitas layanan keagamaan di Kecamatan Cijaku.

 

Bagikan Artikel Ini

Infografis