Perkuat Moderasi Beragama, Ka. KUA Pancur Batu Hadiri Pengajian Akbar Kecamatan Pancur Batu
Daerah

Perkuat Moderasi Beragama, Ka. KUA Pancur Batu Hadiri Pengajian Akbar Kecamatan Pancur Batu

  05 Feb 2026 |   5 |   Penulis : Humas Cabang APRI Deli Serdang |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Pancur Batu, (Humas). Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pancur Batu menghadiri kegiatan Pengajian Akbar Kecamatan Pancur Batu sebagai upaya memperkuat nilai-nilai moderasi beragama serta menyampaikan komitmen Kementerian Agama dalam menghadirkan layanan keagamaan yang berdampak bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, (05/02), bertempat di Masjid Jami’ Desa Tengah, Kecamatan Pancur Batu, dan diikuti oleh ratusan jamaah dari berbagai desa di wilayah kecamatan setempat.

Pengajian akbar ini turut dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Kecamatan Pancur Batu, Feri Sepnanda Ginting, S.STP., M.A.P, bersama unsur pemerintahan kecamatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para jamaah majelis taklim.

Kehadiran Kepala KUA Pancur Batu, H. Ilyas, M.A, dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Kementerian Agama dengan pemerintah kecamatan dan masyarakat dalam memperkuat pembinaan umat, menjaga kerukunan, serta membumikan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Dalam kesempatan tersebut, Ilyas menyampaikan bahwa pengajian akbar menjadi sarana strategis untuk mempererat ukhuwah islamiyah, menumbuhkan semangat persatuan, serta menyampaikan program-program Kementerian Agama yang berorientasi pada kemaslahatan umat.

Ia menegaskan pentingnya moderasi beragama sebagai pondasi dalam kehidupan bermasyarakat, agar perbedaan yang ada dapat dikelola dengan bijak, saling menghormati, dan tidak menimbulkan konflik.

“Kementerian Agama terus berupaya menghadirkan layanan keagamaan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, nilai-nilai toleransi, persatuan, dan kebersamaan dapat terus kita tanamkan,” ujar Ilyas.

Sebagai penceramah utama, hadir Al-Ustadz Wahyu Santoso, S.Pd.I, yang juga merupakan Penata Layanan Operasional (PLO) KUA Pancur Batu. Dalam tausiyahnya, ia mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa menjunjung tinggi persatuan, memperkuat ukhuwah, serta menjauhkan diri dari sikap dan perilaku yang dapat memicu perpecahan di tengah masyarakat.

Ustadz Wahyu menekankan bahwa persatuan umat merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas sosial, memperkokoh nilai keislaman, serta mendukung pembangunan daerah yang harmonis dan berkelanjutan.

“Perbedaan adalah sunnatullah, namun persatuan adalah kekuatan. Umat Islam harus menjadi teladan dalam menjaga kedamaian, saling menghargai, dan membangun kebersamaan,” tuturnya. Ia juga mengingatkan jamaah agar bijak dalam menerima informasi, tidak mudah terprovokasi, serta selalu mengedepankan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan pengajian akbar tersebut berlangsung dengan penuh kekhusyukan, tertib, dan khidmat. Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Wahyu Santoso memohon keberkahan, keselamatan, serta persatuan bagi masyarakat Kecamatan Pancur Batu.

Melalui kegiatan ini, KUA Pancur Batu berharap nilai-nilai moderasi beragama, persaudaraan, dan pelayanan keagamaan yang berdampak dapat terus tumbuh dan mengakar di tengah masyarakat, sehingga tercipta kehidupan beragama yang harmonis, sejuk, dan penuh keberkahan.

 

Bagikan Artikel Ini

Infografis