Sinergi Penghulu dan Penyuluh Kotarih Wujudkan Pembinaan Mengaji bagi Anak-Anak di Desa Rubun Dunia
Daerah

Sinergi Penghulu dan Penyuluh Kotarih Wujudkan Pembinaan Mengaji bagi Anak-Anak di Desa Rubun Dunia

  13 Nov 2025 |   37 |   Penulis : Humas Cabang APRI Serdang Bedagai |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Kotarih, (Humas). Penghulu KUA Kotarih, Ahmad Abdari, S.Ag., bersama Penyuluh Agama Islam, Tatang Ubaidillah, S.Hi, bersinergi dalam kegiatan pembinaan membaca Al-Qur’an bagi anak-anak di Desa Rubun Dunia. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, (12/11), bertempat di Masjid Al-Ikhlas desa tersebut. Meski sebagian besar anak didik masih berada pada tahap Iqra’, kegiatan ini berjalan dengan penuh semangat dan antusiasme dari para peserta.

Program ini bertujuan untuk membentuk generasi muda yang kuat dalam pemahaman agama, dimulai dari kemampuan dasar membaca Al-Qur’an secara benar. Melalui program pembinaan ini, para murid diajak untuk memahami huruf-huruf hijaiyah, dasar hukum bacaan, serta cara pelafalan yang tepat. Kerja sama antara penghulu dan penyuluh menjadi unsur penting dalam memastikan pembinaan berjalan efektif dan tepat sasaran, terutama bagi anak-anak usia dini di pedesaan.

Dalam sesi pembelajaran, Ahmad Abdari, S.Ag., memberikan pesan yang sangat bermakna kepada para murid. “Perbedaan bagus tidaknya seseorang membaca Al-Qur’an ditentukan dari benar atau tidaknya ia melafadzkan huruf dan hukum bacaan Al-Qur’an,” ucapnya memberi motivasi. Pesan ini diharapkan dapat menanamkan kesungguhan dalam belajar membaca Al-Qur’an dengan tartil sejak usia dini. Para murid tampak memperhatikan dengan baik setiap penjelasan yang diberikan.

Suasana pembelajaran berlangsung hangat dan penuh kedekatan. Tatang Ubaidillah, S.Hi, turut memberikan bimbingan teknis dalam pelafalan huruf dan membenarkan kesalahan bacaan secara perlahan dan sabar. Kolaborasi keduanya membuat proses belajar menjadi lebih interaktif dan menyenangkan. Anak-anak terlihat sangat antusias mengikuti arahan, bahkan beberapa di antaranya berani mencoba membaca lebih lantang di depan teman-temannya.

Kegiatan mengaji ini diakhiri dengan pemberian snack ringan kepada para murid sebagai bentuk apresiasi atas semangat mereka dalam belajar. Setelah itu, sesi ditutup dengan obrolan ringan antara pembina dan siswa, menciptakan suasana yang akrab dan menyenangkan. Wajah cerah para murid menggambarkan betapa bahagianya mereka mengikuti program ini. Diharapkan kegiatan ini dapat terus berlanjut sebagai upaya berkelanjutan dalam mencetak generasi Qur’ani di Kecamatan Kotarih.

Bagikan Artikel Ini

Infografis