Satgas Keagamaan Kerja Maraton, Enam Jenazah Ditemukan Bertahap di Longsor Situkung
Informasi

Satgas Keagamaan Kerja Maraton, Enam Jenazah Ditemukan Bertahap di Longsor Situkung

  24 Nov 2025 |   26 |   Penulis : APRI mBanjar |   Publisher : Biro Humas APRI Jawa Tengah

Banjarnegara – Posko Keagamaan Tanggap Darurat Bencana Longsor Situkung kembali menunjukkan peran vitalnya dalam penanganan korban meninggal akibat bencana yang melanda Dusun Situkung, Desa Pandanarum. Pada Kamis (20/11) tim berhadapan dengan situasi yang sangat menguras tenaga dan waktu setelah enam jenazah ditemukan secara bertahap oleh tim SAR sepanjang hari.

Penemuan jenazah dimulai sejak menjelang siang. Setiap kali tim SAR berhasil mengevakuasi korban dari timbunan tanah, jenazah langsung dibawa menuju posko untuk dilakukan pemulasaran sesuai syariat. Proses yang berlangsung mulai pukul 11.00 hingga 18.30 WIB tersebut membuat Satgas Keagamaan bekerja hampir tanpa jeda. Setiap beberapa jam, jenazah baru kembali datang, dan tim harus bersiap ulang menyelesaikan rangkaian tugas layanan keagamaan.


Satgas Pemulasaran yang terdiri dari unsur KUA dan Guru MI melakukan proses pemulasaran dengan sangat teliti. Mulai dari memandikan, mengkafani, hingga menshalati jenazah dilaksanakan dengan penuh hormat dan menjaga ketentuan syariat, kemudian dilanjutkan dengan mendampingi proses penguburan di lokasi pemakaman darurat yang telah disiapkan.

Koordinator Posko Keagamaan menjelaskan bahwa kondisi ini menuntut kesiapsiagaan penuh. “Kami tidak bisa memprediksi kapan jenazah ditemukan karena proses evakuasi berjalan di medan yang sangat berat. Karena itu kami stand by sepanjang waktu. Begitu ada informasi, kami langsung bergerak dan mempersiapkan seluruh perlengkapan pemulasaran,” ujarnya.


Medan di sekitar lokasi longsor yang curam, licin, dan dipenuhi material runtuhan menjadi tantangan tersendiri bagi seluruh tim. Selain bekerja dalam cuaca yang berubah-ubah, para petugas harus menjaga stamina agar tetap mampu menjalankan tugas keagamaan untuk setiap korban tanpa mengurangi kualitas pelayanan. Meski begitu, semangat kebersamaan antar-relawan membuat proses tetap berjalan lancar.

Selain memberi layanan kepada jenazah, Posko Keagamaan juga memberikan penguatan spiritual kepada keluarga korban dan relawan lain yang berada di lokasi. Doa-doa dipanjatkan agar proses pencarian berjalan aman serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

Posko Keagamaan menegaskan akan terus siaga penuh selama operasi pencarian dan evakuasi masih berlangsung. Kolaborasi erat antara tim SAR, pemerintah desa, unsur kesehatan, dan relawan lintas lembaga menjadi kunci kelancaran penanganan bencana longsor terbesar yang dialami Dusun Situkung dalam beberapa tahun terakhir.

(ev/ azd)

Bagikan Artikel Ini

Infografis