Daerah
Rajut Silahturahmi, Jajaran KUA Silinda Sosialisasi Moderasi Beragama ke Komunitas PANTURA
28 Jul 2025 | 454 | Penulis : Biro Humas APRI Sumatera Utara | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Silinda, (Humas). Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan dan toleransi antar organisasi, Penghulu dan Penyuluh Agama Islam KUA Silinda memberikan edukasi tentang pentingnya toleransi dalam berorganisasi serta memberikan edukasi keagamaan ke Komunitas PANTURA yang diselenggarakan pada Minggu (27/07) di desa Penara Tanjung Morawa.
Acara Tersebut Dihadiri oleh Dewan Pimpinan Pusat ( DPP ) Panter Bersatu dan Bersaudara atau di singkat PANTURA beserta jajaran kepengurusan dari tingkat Korwil untuk wilayah Provinsi sampai terkecil yaitu geng untuk tingkat kecamatan serta penghulu dan Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Silinda selaku tamu yang diundang dan salah satu pemateri yang menyampaikan sosialisasi moderasi Beragama.
Wahyudi Syahputra selaku perwakilan Penyuluh Agama Islam KUA Silinda menyampaikan beberapa hal mengenai pentingnya toleransi dan moderasi beragama dalam berorganisasi beliau memaparkan lima poin penting untuk meningkatkan serta mewujud toleransi dan moderasi beragama dalam organisasi.
Pertama membangun lingkungan yang harmonis dalam organisasi, toleransi dan moderasi beragama membantu menciptakan suasana kerja yang nyaman dan damai, di mana setiap individu merasa dihargai dan dihormati, tanpa memandang perbedaan agama. Ini dapat mengurangi potensi konflik dan ketegangan yang mungkin timbul akibat perbedaan keyakinan, sehingga memungkinkan anggota organisasi untuk fokus pada tugas dari organisasi sehingga mencapai tujuan bersama.
Kedua, meningkatkan produktivitas sesama rekan organisasi, lingkungan organisasi yang harmonis dan bebas dari diskriminasi akan meningkatkan semangat kerja dan motivasi anggota organisasi. Ketika individu merasa diterima dan dihargai, mereka cenderung lebih produktif dan berkontribusi lebih optimal pada organisasi. Kerjasama antar anggota yang memiliki latar belakang agama berbeda juga akan lebih mudah terjalin, sehingga mempercepat pencapaian tujuan organisasi.
Ketiga memperkuat persatuan dan kesatuan dalam berorganisasi, moderasi beragama menekankan pentingnya menghargai perbedaan dan menjalin hubungan baik antar umat beragama. Dalam konteks organisasi, hal ini dapat memperkuat rasa persatuan dan kesatuan di antara anggota yang beragam, serta mencegah terjadinya perpecahan.Organisasi yang mampu menjaga kerukunan antar anggotanya akan lebih kuat dan mampu menghadapi tantangan dari luar.
Keempat, mencegah radikalisme dan ekstremisme di organisasi, moderasi beragama membantu mencegah masuknya paham-paham radikal dan ekstremis yang dapat merusak tatanan organisasi. Dengan memahami dan menghargai perbedaan, anggota organisasi dapat lebih kritis terhadap ajaran-ajaran yang menyimpang dan tidak sesuai dengan nilai-nilai keagamaan yang moderat.
Kelima, menciptakan citra positif, organisasi yang menjunjung tinggi toleransi dan moderasi beragama akan mendapatkan citra positif di mata masyarakat. Hal ini dapat meningkatkan kepercayaan dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, masyarakat umum, dan pemangku kepentingan lainnya.
Rahmad Maratua atau sering dipanggil Cekgu Selaku Ketua Umum DPP PANTURA memberikan dukungan dan tanggapan positif tentang pentingnya rasa toleransi dan moderasi beragama. "Dalam berorganisasi dapat memberikan semangat rasa kebersamaan dan persatuan dalam menjalankan organisasi sehingga lebih mudah untuk mencapai tujuan organisasi itu sendiri, " tutupnya. (MHS/RIH)