PPPK KUA Curup Selatan Jemput Bola, Kunjungi Desa dan Kelurahan untuk Kumpulkan Data Tipologi
Daerah

PPPK KUA Curup Selatan Jemput Bola, Kunjungi Desa dan Kelurahan untuk Kumpulkan Data Tipologi

  22 Jul 2025 |   51 |   Penulis : Humas Cabang APRI Rejang Lebong |   Publisher : Biro Humas APRI Bengkulu

Rejang Lebong (Humas) ---- Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan berbasis data, Kantor Urusan Agama (KUA) Curup Selatan melakukan langkah proaktif dengan turun langsung ke desa dan kelurahan. Langkah ini dilakukan oleh Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang bertugas di KUA Curup Selatan guna menggali data kependudukan yang diperlukan untuk pemetaan tipologi KUA. (26/6/2026

PPPK KUA Curup Selatan melakukan kunjungan ke berbagai kelurahan dan desa yang ada di wilayah Kecamatan Curup Selatan, Kabupaten Rejang Lebong. Kunjungan ini bertujuan untuk mengumpulkan data kependudukan yang menjadi dasar dalam penyusunan tipologi KUA, sebagaimana diamanatkan oleh Kementerian Agama.

Kegiatan ini dilaksanakan sejak awal Juni 2025 dan masih terus berlanjut. Setiap kunjungan dilakukan dengan berkoordinasi bersama kepala desa atau lurah setempat serta perangkat administrasi desa. Data yang dikumpulkan meliputi jumlah penduduk, rasio pernikahan, keberadaan tempat ibadah, organisasi keagamaan, dan kegiatan keagamaan masyarakat setempat.

“Kami menyadari bahwa pelayanan KUA harus berbasis pada kebutuhan nyata masyarakat. Oleh karena itu, kami turun langsung ke lapangan agar memperoleh data yang akurat dan terkini,” ujar salah satu PPPK KUA Curup Selatan, Ayi Yoyoh Karmilah, S.Pd bersama rekannya Sepliana, S.Pd saat ditemui di sela-sela kunjungan ke Desa Rimbo Recap

Langkah jemput bola ini mendapat sambutan baik dari aparatur kelurahan dan desa. Mereka menyatakan kesiapan membantu kelancaran pengumpulan data serta berharap hasil pemetaan tersebut dapat memperkuat peran KUA sebagai lembaga layanan publik di bidang keagamaan.

Tipologi KUA sendiri merupakan klasifikasi yang menggambarkan kondisi, tantangan, dan potensi wilayah kerja KUA. Hasil dari pemetaan ini akan menjadi acuan dalam pengembangan program kerja, penempatan SDM, serta pengalokasian anggaran ke depan.

Dengan adanya inisiatif ini, diharapkan pelayanan KUA tidak hanya menjadi tempat pencatatan nikah, tetapi juga menjadi pusat layanan keagamaan yang inklusif, responsif, dan berbasis data.

Tags:

Bagikan Artikel Ini

Infografis