Plt Kepala KUA Bandar Khalifah: Setiap Akad Nikah Adalah Ladang Amal dan Tanggung Jawab
Daerah

Plt Kepala KUA Bandar Khalifah: Setiap Akad Nikah Adalah Ladang Amal dan Tanggung Jawab

  31 Oct 2025 |   105 |   Penulis : Humas Cabang APRI Serdang Bedagai |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Bandar Khalifah, (Humas) Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bandar Khalifah, Edi Syahputera Siregar, S.Ag, memimpin langsung prosesi akad nikah di Balai Nikah KUA Bandar Khalifah, Jumat (31/10). Acara yang berlangsung dengan penuh kekhidmatan ini menjadi bukti nyata komitmen KUA dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kehadiran langsung Plt Kepala KUA dalam prosesi tersebut mendapat apresiasi dari pihak keluarga mempelai. Edi Syahputera tak hanya hadir secara seremonial, tetapi juga memimpin jalannya ijab kabul dengan penuh kehangatan dan ketulusan. Dengan gaya yang tenang dan berwibawa, ia memastikan seluruh rangkaian berjalan sesuai tuntunan syariat Islam serta ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam prosesi itu, turut hadir Penghulu Aji Panagara, S.Ag sebagai saksi pertama dan Usman Nizar, staf KUA Bandar Khalifah, sebagai saksi kedua. Kehadiran kedua petugas ini menambah suasana kebersamaan dalam pelaksanaan akad, sekaligus menunjukkan sinergi antarsesama aparatur KUA dalam menjalankan tugas pelayanan umat.

Usai akad nikah, suasana haru dan bahagia menyelimuti ruangan. Senyum mengembang di wajah kedua mempelai dan keluarga besar yang hadir. Dalam momen tersebut, Edi Syahputera menyampaikan pesan singkat namun sarat makna. Ia menekankan bahwa setiap akad nikah adalah ladang amal dan tanggung jawab bagi petugas KUA."Kami di KUA tidak hanya bertugas mencatat pernikahan, tetapi juga memastikan prosesnya berjalan sesuai tuntunan agama. Ini adalah ibadah. Setiap akad adalah ladang amal yang akan kami pertanggungjawabkan, baik di hadapan negara maupun di hadapan Allah,” ujar Edi dengan nada penuh kesadaran spiritual.


Menurutnya, kehadiran langsung pejabat KUA di tengah masyarakat adalah bagian dari implementasi nilai pelayanan prima yang diusung Kementerian Agama. Ia menilai, pelayanan yang tulus dan menyentuh masyarakat menjadi bentuk nyata dari semangat Transformasi Layanan Umat yang kini terus digalakkan.Kami ingin KUA hadir bukan sekadar kantor pencatat, tetapi juga rumah pelayanan umat. Setiap pasangan yang menikah di sini harus merasakan bimbingan, bukan sekadar administratif,” tambahnya.


Edi juga mengingatkan pentingnya pernikahan sebagai awal pembentukan keluarga sakinah, mawaddah, warahmah. Ia berharap setiap pasangan memahami bahwa pernikahan adalah ibadah panjang yang memerlukan kesabaran, saling menghargai, dan niat yang lurus. KUA, katanya, siap mendampingi masyarakat tidak hanya saat akad, tetapi juga dalam pembinaan rumah tangga setelahnya.

Prosesi akad nikah di Balai Nikah KUA Bandar Khalifah itu sekaligus mempertegas posisi KUA sebagai lembaga yang bukan hanya mengurus dokumen, tetapi juga membangun peradaban keluarga Islami. Dengan keterlibatan langsung pimpinan, KUA Bandar Khalifah menunjukkan bahwa pelayanan publik berbasis nilai-nilai agama bisa dilakukan dengan sederhana, hangat, dan bermartabat.

Di akhir kegiatan, Edi Syahputera menyampaikan ucapan selamat kepada kedua mempelai dan berdoa agar rumah tangga mereka menjadi keluarga yang penuh keberkahan. Ia menutup kegiatan dengan harapan agar seluruh pegawai KUA di wilayahnya terus bersemangat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Bagikan Artikel Ini

Infografis