Perkuat Edukasi Keagamaan, KUA Sidikalang Bahas Pelaksanaan Fardhu Kifayah di Majelis Taklim At-Taqwa
Daerah

Perkuat Edukasi Keagamaan, KUA Sidikalang Bahas Pelaksanaan Fardhu Kifayah di Majelis Taklim At-Taqwa

  16 Jan 2026 |   3 |   Penulis : Humas Cabang APRI Dairi |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Sidikalang, (Humas). Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sidikalang terus berupaya mempererat sinergi dengan tokoh agama dan masyarakat di wilayah kerjanya. Pada Rabu (14/01), Penyuluh Agama Islam KUA Sidikalang melaksanakan kunjungan silaturahmi ke kediaman Ketua Majelis Taklim At-Taqwa, Sibura-bura, guna membahas penguatan layanan keagamaan di tingkat lingkungan, Selasa (13/01)

Kunjungan ini dilakukan oleh dua orang Penyuluh Agama Islam, yakni Karimin Silalahi dan Mhd. Muiz Wira Munthe. Kehadiran mereka disambut hangat oleh pengurus Majelis Taklim At-Taqwa sebagai bentuk koordinasi rutin dalam rangka memastikan program-program pembinaan umat berjalan beriringan dengan kebutuhan riil masyarakat di Panji Sibura-bura.

Agenda utama dalam pertemuan tersebut adalah pembahasan mendalam mengenai pelaksanaan praktik Fardhu Kifayah. Pihak KUA Sidikalang menilai bahwa pemahaman mengenai tata cara pengurusan jenazah yang sesuai dengan syariat Islam harus terus disegarkan dan diperluas, agar setiap lingkungan memiliki kader yang siap saat dibutuhkan.

Dalam pemaparannya, Mhd. Muiz Wira Munthe menyampaikan bahwa KUA Sidikalang memiliki perhatian khusus terhadap ketersediaan petugas atau bilal mayit di tengah masyarakat. Melalui program ini, KUA ingin memastikan bahwa anggota Majelis Taklim memiliki keterampilan dasar dalam pelaksanaan fardhu kifayah, mulai dari memandikan hingga mengkafani jenazah.

Karimin Silalahi juga menambahkan bahwa layanan keagamaan ini tidak hanya menyasar para pengurus, tetapi juga difokuskan kepada seluruh anggota jamaah dan bilal mayit di wilayah Panji Sibura-bura. Ia menekankan bahwa tugas ini bukan hanya tanggung jawab segelintir orang, melainkan kewajiban kolektif yang harus dipahami oleh banyak pihak demi kemaslahatan umat.

Selain membahas teknis fardhu kifayah, para penyuluh juga memanfaatkan momen silaturahmi ini untuk menyosialisasikan berbagai agenda terbaru dari KUA Sidikalang. Hal ini mencakup kemudahan layanan administrasi hingga program bimbingan mualaf dan keluarga sakinah yang menjadi fokus utama kantor urusan agama saat ini.

Ketua Majelis Taklim At-Taqwa menyambut baik inisiatif dari para penyuluh tersebut. Ia menyatakan bahwa diskusi seperti ini sangat penting untuk memberikan kepercayaan diri bagi para anggota jamaah, khususnya para ibu-ibu majelis taklim, dalam menjalankan peran sosial-keagamaan di lingkungan tempat tinggal mereka masing-masing.

Pertemuan ditutup dengan kesepakatan untuk mengadakan pelatihan praktik lapangan dalam waktu dekat. Diharapkan dengan adanya koordinasi yang intens antara KUA Sidikalang dan Majelis Taklim, standar pelaksanaan fardhu kifayah di Sibura-bura semakin baik dan selaras dengan tuntunan agama serta regulasi yang berlaku.

Bagikan Artikel Ini

Infografis