Daerah
Tingkatkan Literasi dan Akhlak, TPA Raudhatul Zannah Lae Parira Gelar Penyuluhan Bagi Santri
16 Jan 2026 | 4 | Penulis : Humas Cabang APRI Dairi | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Lae Parira, (Humas). Kantor Urusan Agama Lae Parira Kabupaten Dairi Dalam upaya membentuk karakter generasi muda yang religius dan berwawasan luas, Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) Raudhatul Zannah yang berlokasi di Kecamatan Lae Parira mengadakan kegiatan penyuluhan khusus pada hari Kamis 15 Januari 2025 di Sempung Polling
Kegiatan yang diikuti oleh puluhan santri dan didampingi oleh para orang tua ini mengusung tema "Membangun Adab dan Semangat Belajar di Era Digital". Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para santri mengenai pentingnya menjaga akhlakul karimah di samping kemampuan membaca Al-Qur'an.
Fokus pada Pembentukan Karakter Asiyah Pandianga TPA Raudhatul Zannah dalam sambutannya menyampaikan bahwa tantangan mendidik anak di masa sekarang semakin besar. Oleh karena itu, pembekalan spiritual melalui penyuluhan seperti ini sangat diperlukan. Kami tidak hanya ingin santri pandai mengeja huruf hijaiyah, tetapi juga harus paham bagaimana cara menghormati orang tua, guru, dan bijak dalam menggunakan teknologi," ujarnya di hadapan para peserta.
Materi penyuluhan disampaikan oleh [Nama Narasumber, jika ada], yang membawakan pesan-pesan moral melalui metode cerita (dongeng islami) agar lebih mudah diserap oleh anak-anak. Beberapa poin utama yang disampaikan meliputi, Adab Harian: Tata krama saat makan, berbicara, dan bergaul.
Disiplin Mengaji: Menanamkan rasa cinta kepada Al-Qur'an sejak dini.
Edukasi Gadget: Batasan penggunaan ponsel agar tidak mengganggu waktu ibadah dan belajar.
Antusiasme masyarakat para orang tua santri menyambut positif kegiatan ini. Menurut mereka, penyuluhan seperti ini memberikan panduan praktis bagi orang tua dalam mendidik anak di rumah agar sejalan dengan apa yang diajarkan di TPA. Acara ditutup dengan doa bersama dan pemberian apresiasi kepada santri yang paling aktif selama sesi tanya jawab. Dengan adanya kegiatan ini, TPA Raudhatul Zannah berkomitmen untuk terus menjadi pusat pendidikan agama yang inklusif dan progresif di wilayah Lae Parira. (ZA)
Kegiatan yang diikuti oleh puluhan santri dan didampingi oleh para orang tua ini mengusung tema "Membangun Adab dan Semangat Belajar di Era Digital". Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para santri mengenai pentingnya menjaga akhlakul karimah di samping kemampuan membaca Al-Qur'an.
Fokus pada Pembentukan Karakter Asiyah Pandianga TPA Raudhatul Zannah dalam sambutannya menyampaikan bahwa tantangan mendidik anak di masa sekarang semakin besar. Oleh karena itu, pembekalan spiritual melalui penyuluhan seperti ini sangat diperlukan. Kami tidak hanya ingin santri pandai mengeja huruf hijaiyah, tetapi juga harus paham bagaimana cara menghormati orang tua, guru, dan bijak dalam menggunakan teknologi," ujarnya di hadapan para peserta.
Materi penyuluhan disampaikan oleh [Nama Narasumber, jika ada], yang membawakan pesan-pesan moral melalui metode cerita (dongeng islami) agar lebih mudah diserap oleh anak-anak. Beberapa poin utama yang disampaikan meliputi, Adab Harian: Tata krama saat makan, berbicara, dan bergaul.
Disiplin Mengaji: Menanamkan rasa cinta kepada Al-Qur'an sejak dini.
Edukasi Gadget: Batasan penggunaan ponsel agar tidak mengganggu waktu ibadah dan belajar.
Antusiasme masyarakat para orang tua santri menyambut positif kegiatan ini. Menurut mereka, penyuluhan seperti ini memberikan panduan praktis bagi orang tua dalam mendidik anak di rumah agar sejalan dengan apa yang diajarkan di TPA. Acara ditutup dengan doa bersama dan pemberian apresiasi kepada santri yang paling aktif selama sesi tanya jawab. Dengan adanya kegiatan ini, TPA Raudhatul Zannah berkomitmen untuk terus menjadi pusat pendidikan agama yang inklusif dan progresif di wilayah Lae Parira. (ZA)