Daerah

Optimalkan Peran Penyuluh, Ka. KUA Sidikalang Serahkan SK Tugas Tambahan Majelis Taklim
16 Jan 2026 | 4 | Penulis : Humas Cabang APRI Dairi | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Sidikalang, (Humas). Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sidikalang, H. Abdul Yajid Lingga, S.Ag., MM, secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Tugas Tambahan bagi Penata Layanan Operasional (PLO) di lingkungan KUA Sidikalang. Acara penyerahan ini berlangsung dengan khidmat di Ruang Balai Nikah KUA Sidikalang pada Rabu (14/01).
Pemberian SK ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dairi dalam rangka penguatan fungsi penyuluhan agama di tengah masyarakat. Surat Keputusan tersebut ditandatangani langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Dairi, H. Riswan Gaja, S.Ag, MM, sebagai bentuk legalitas formal bagi para penyuluh dalam menjalankan tugas perluasan syiar.
Dalam arahannya, Abdul Yajid Lingga menyampaikan bahwa penambahan tugas ini bertujuan untuk mengoptimalkan pembinaan umat, khususnya melalui wadah Majelis Taklim. Beliau menekankan bahwa peran penyuluh bukan sekadar pemberi informasi, tetapi juga sebagai motor penggerak moderasi beragama dan edukasi moral di tingkat akar rumput.
Adapun dua orang PLO yang menerima amanah tersebut adalah Razna Farita, S.Pd, dan Rafidah Kudadiri, S.Pd. Keduanya diberikan tanggung jawab tambahan untuk melakukan pembinaan rutin dan pengawasan pada berbagai Majelis Taklim yang tersebar di wilayah kerja Kecamatan Sidikalang, guna memastikan kurikulum dakwah yang disampaikan sejalan dengan visi Kementerian Agama.
Abdul Yajid Lingga dalam sambutannya berharap agar Razna dan Rafidah dapat menjalankan amanah ini dengan penuh dedikasi. "Tugas tambahan ini adalah bentuk kepercayaan pimpinan. Saya berharap saudara sekalian mampu menghidupkan kembali semangat belajar di Majelis Taklim dan menjadi jembatan informasi yang baik antara Kemenag dan masyarakat," ujarnya di hadapan para hadirin.

Suasana di Ruang Balai Nikah tampak penuh kekeluargaan saat prosesi penyerahan SK berlangsung. Kedua penerima SK menyatakan kesiapan mereka untuk terjun langsung ke lapangan dan mulai memetakan kebutuhan dakwah di kelompok-kelompok pengajian yang menjadi wilayah binaan baru mereka.
Selain fokus pada materi keagamaan, para penyuluh ini juga didorong untuk menyisipkan pesan-pesan pembangunan, kesehatan, dan kerukunan antarumat beragama dalam setiap pertemuan Majelis Taklim. Hal ini sejalan dengan arahan Kakan Kemenag Dairi agar penyuluh agama menjadi garda terdepan dalam menjaga kondusivitas daerah melalui pendekatan spiritual.
Acara penyerahan SK ini ditutup dengan doa bersama dan sesi foto dokumentasi. Dengan terbitnya SK tugas tambahan ini, diharapkan kualitas pelayanan bimbingan masyarakat Islam di Sidikalang semakin meningkat dan kehadiran penyuluh agama semakin dirasakan manfaatnya secara nyata oleh seluruh lapisan masyarakat. (MHS)