Perkuat Nilai Hikmah dan Kesabaran di Tengah Musibah, KUA Bandar Khalifah Narasumber Pengajian
Daerah

Perkuat Nilai Hikmah dan Kesabaran di Tengah Musibah, KUA Bandar Khalifah Narasumber Pengajian

  15 Dec 2025 |   77 |   Penulis : Humas Cabang APRI Serdang Bedagai |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Bandar Khalifah, (Humas). Masjid Ikhlas Tengku Hafidzah kembali menjadi ruang perjumpaan rohani masyarakat melalui kegiatan pengajian bertema “Hikmah dan Kesabaran dari Sebuah Bencana”. Kegiatan ini dihadiri jamaah dari berbagai lapisan masyarakat yang memadati masjid untuk memperkuat pemahaman keagamaan sekaligus keteguhan batin dalam menghadapi ujian kehidupan.

Pengajian tersebut diisi oleh narasumber dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bandar Khalifah, M. Ponijan, S.Pd, yang menekankan bahwa bencana dalam perspektif Islam tidak semata dipahami sebagai musibah, melainkan juga sarana pendidikan spiritual bagi manusia. Ia menjelaskan bahwa Al-Qur’an berulang kali menegaskan hubungan antara ujian, kesabaran, dan peningkatan derajat keimanan.

Dalam pemaparannya, M. Ponijan menguraikan bahwa konsep sabr (kesabaran) dalam Islam bukan sikap pasif atau menyerah pada keadaan, melainkan kekuatan aktif untuk bertahan, berikhtiar, dan tetap berada pada jalan yang benar. Hal ini sejalan dengan firman Allah dalam QS. Al-Baqarah ayat 155–157 yang menyebutkan bahwa orang-orang yang sabar saat ditimpa musibah akan memperoleh keberkahan dan petunjuk.

Pengajian ini juga menyinggung realitas sosial masyarakat yang kerap diuji oleh bencana alam maupun bencana sosial. Menurut narasumber, masjid memiliki peran strategis bukan hanya sebagai tempat ibadah ritual, tetapi juga sebagai pusat penguatan mental, solidaritas, dan empati umat. Dari mimbar masjid, nilai-nilai ketauhidan dan kemanusiaan ditanamkan agar masyarakat tidak mudah putus asa dan mampu bangkit secara kolektif.

Kegiatan pengajian berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh perhatian. Jamaah tampak menyimak materi dengan serius, mencerminkan kebutuhan masyarakat akan pencerahan keagamaan yang relevan dengan kondisi nyata yang mereka hadapi. Diskusi ringan setelah pengajian juga memperlihatkan antusiasme jamaah dalam menggali makna hikmah di balik setiap peristiwa.

Melalui pengajian ini, Masjid Ikhlas Tengku Hafidzah kembali menegaskan fungsinya sebagai pusat pembinaan umat. Tidak hanya menumbuhkan kesalehan individual, tetapi juga membangun kesadaran kolektif bahwa setiap bencana menyimpan pelajaran, dan setiap kesabaran memiliki balasan. Di sinilah masjid hadir sebagai penjaga harapan, penuntun akal, dan penguat iman masyarakat.

Bagikan Artikel Ini

Infografis