Peringati Isra’ Mi’raj dan Sambut Ramadhan, KUA Lae Parira Hadiri Kegiatan Religi di SD Negeri Huta Lobu
05 Feb 2026 | 9 | Penulis : Humas Cabang APRI Dairi | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Kegiatan yang berlangsung meriah namun khidmat ini diinisiasi oleh Kepala Sekolah SD Negeri Huta Lobu, Porta Rusti Padang, S.Pd.SD., beserta seluruh jajaran tenaga pendidik. Acara ini dirancang sebagai sarana edukasi spiritual bagi para siswa untuk meneladani perjalanan agung Rasulullah SAW sekaligus mempersiapkan diri secara mental menyambut bulan puasa yang tinggal menghitung hari.
Hadir dalam kesempatan tersebut tokoh-tokoh penting di wilayah Lae Parira, di antaranya Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Lae Parira dan Ketua BKM Masjid Al-Mustaqim beserta jajarannya. Kehadiran para tokoh agama ini memberikan warna tersendiri dalam memperkuat nilai-nilai ukhuwah Islamiyah di tengah lingkungan sekolah dan masyarakat Desa Kentara.
Tak hanya para undangan resmi, kegiatan ini juga diikuti dengan antusias oleh seluruh siswa beragama Islam beserta orang tua mereka. Kebersamaan antara guru, siswa, dan orang tua dalam satu forum religi ini menjadi bukti kuatnya sinergi elemen pendidikan dalam membentuk karakter generasi muda yang religius dan berakhlakul karimah.
Dalam rangkaian acara tersebut, perwakilan KUA Lae Parira turut memberikan penguatan mengenai makna penting peristiwa Isra’ Mi’raj sebagai perintah sholat lima waktu. Selain itu, disampaikan pula pesan-pesan persiapan memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H agar para siswa dan orang tua dapat menjalani ibadah puasa dengan penuh sukacita dan kedisiplinan.
Kepala Sekolah, Porta Rusti Padang, S.Pd.SD., dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan semua pihak, termasuk KUA Lae Parira. Ia berharap momentum ini dapat memotivasi para siswa untuk lebih giat beribadah dan menjaga kerukunan, baik di lingkungan sekolah maupun di tempat tinggal masing-masing.
Di tempat terpisah, Kepala KUA Kecamatan Lae Parira, Khairul Syahri, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau menekankan bahwa kolaborasi antara sekolah, lembaga keagamaan, dan orang tua adalah kunci utama dalam membentengi moral anak-anak di era modern melalui kegiatan yang positif.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan bersalam-salaman sebagai simbol saling memaafkan sebelum memasuki bulan Ramadhan. Dengan terlaksananya acara ini, diharapkan semangat Isra’ Mi’raj dapat terimplementasi dalam kehidupan sehari-hari dan seluruh warga sekolah dapat menyambut bulan suci dengan hati yang bersih dan penuh semangat ibadah.