Pengurus APRI Aceh Barat 2025–2029 Dikukuhkan, Perkuat Peran Penghulu di Tengah Musibah
Daerah

Pengurus APRI Aceh Barat 2025–2029 Dikukuhkan, Perkuat Peran Penghulu di Tengah Musibah

  17 Dec 2025 |   218 |   Penulis : Biro Humas APRI Aceh |   Publisher : Biro Humas APRI Aceh

Pengurus Cabang Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PC APRI) Kabupaten Aceh Barat periode 2025–2029 resmi dikukuhkan dalam sebuah prosesi khidmat yang berlangsung di Aula Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat (17/12/2025), meskipun Aceh tengah dilanda musibah bencana alam.

Acara pengukuhan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan lantunan Shalawat Badar, dilanjutkan dengan laporan panitia oleh Marhajadwal, S.Ag., M.A. Dalam laporannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan pengukuhan telah dipersiapkan sejak 17 November 2025.
“Alhamdulillah, hari ini pengukuhan dapat terlaksana dengan sukses walaupun Aceh dalam kondisi musibah. Semoga pengukuhan ini menjadi awal yang baik bagi APRI Aceh Barat,” ujarnya.

Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Pengurus Wilayah APRI Aceh tentang susunan pengurus PC APRI Aceh Barat oleh Sekretaris Wilayah I, Muhammad Qusai, S.HI, sekaligus pengukuhan secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat.

Dalam sambutan perdananya sebagai Ketua PC APRI Aceh Barat yang baru dikukuhkan, Ust. Azhar, S.Ag., menyampaikan apresiasi kepada kepengurusan APRI sebelumnya yang telah membangun pondasi organisasi dengan baik. Ia mengajak seluruh pengurus yang baru untuk lebih optimal dalam menjalankan roda organisasi agar kehadiran APRI dapat dirasakan manfaatnya oleh para penghulu dan masyarakat.
“APRI harus hadir memberi dampak nyata, tidak hanya bagi penghulu tetapi juga bagi umat,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Wilayah APRI Aceh, H. Roni Haldi, Lc., menyampaikan salam hangat dari Ketua APRI Aceh serta ucapan terima kasih kepada Dewan Pembina atas dukungan sehingga kepengurusan APRI Aceh Barat periode 2025–2029 dapat terbentuk dan dikukuhkan.
Ia menegaskan bahwa pengukuhan ini, meskipun berlangsung di tengah kondisi Aceh yang dilanda bencana, diharapkan menjadi langkah awal kebangkitan peran penghulu dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Lebih lanjut, Ketua Wilayah memaparkan sejumlah komitmen program kerja PW APRI Aceh, antara lain pembagian wilayah kerja kepada unsur pimpinan guna memperkuat koordinasi di seluruh Aceh, kepedulian APRI Aceh terhadap penghulu yang terdampak banjir melalui penyaluran bantuan, serta penguatan kekompakan dan penegakan kode etik organisasi. Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan iuran wajib penghulu secara tertib dan terkoordinasi.

Pembinaan disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, H. Abrar Zym, S.Ag., M.H. Dalam arahannya, ia mengucapkan selamat kepada pengurus APRI Aceh Barat yang baru dikukuhkan dan mengingatkan agar tetap menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya, meskipun dalam situasi yang penuh tantangan.
Ia menegaskan bahwa APRI sebagai organisasi profesi dan rumah besar para penghulu harus dijalankan dengan komitmen bersama, termasuk dalam pelaksanaan iuran wajib yang ke depan diupayakan melalui sistem autodebet agar tidak terjadi tunggakan.

Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga kode etik dan marwah penghulu sebagai ulama di tengah masyarakat. “Jaga identitas penghulu, jangan ada kutipan dalam pelayanan. Jadikan APRI sebagai wadah peningkatan kompetensi agar penghulu semakin inovatif, inspiratif, dan mampu berkiprah hingga tingkat nasional,” pesannya.

Rangkaian acara pengukuhan ditutup dengan sesi foto bersama dan makan bersama di Warung Nasi Sie Kameng Abu, Meulaboh, dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan.

 

Bagikan Artikel Ini

Infografis