Penghulu KUA Kabanjahe Narasumber Kajian Subuh, Sampaikan Waspadai Perkara yang Menghalangi ke Surga
04 Aug 2025 | 125 | Penulis : Biro Humas APRI Sumatera Utara | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Kabanjahe, (Humas). Dalam upaya memperkuat pembinaan keagamaan masyarakat, Penghulu KUA Kecamatan Kabanjahe, Ahmad Yani, memberikan tausyiah subuh di Masjid Agung Kabupaten Karo pada Ahad pagi (03/08). Kegiatan ini diikuti oleh puluhan jamaah dari berbagai kalangan, yang tampak antusias mengikuti kajian usai pelaksanaan salat subuh berjamaah.
Dalam tausyiahnya Penghulu KUA Kecamatan Kabanjahe, Ahmad Yani mengangkat tema : Perkara-perkara yang Menghalangi Seseorang Masuk Surga”.
Dia menjelaskan bahwa surga adalah tempat yang penuh kenikmatan dan hanya diperuntukkan bagi orang-orang yang menjaga iman dan amalnya. Namun, ada sejumlah perilaku yang dapat menjadi penghalang bagi seseorang untuk memasukinya.
“Di antara perkara yang menghalangi seseorang masuk surga adalah sombong, lisan yang suka menyakiti, hati yang dipenuhi dengki, bahaya hutang serta sikap tak mau memaafkan/memutuskan silaturrahim. "Rasulullah SAW bersabda bahwa tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya ada kesombongan walau sebesar biji sawi,” tutur beliau di hadapan jamaah.
Beliau juga mengingatkan agar umat Islam senantiasa memperbaiki hubungan sesama manusia, karena dosa antar manusia tidak bisa dihapuskan hanya dengan taubat kepada Allah, tetapi harus diselesaikan langsung kepada orang yang dizalimi.
Selain itu, beliau juga menyisipkan pesan moral tentang pentingnya menjaga keluarga dari pengaruh negatif zaman, serta mengajak jamaah untuk memperbanyak zikir dan doa di waktu-waktu mustajab, termasuk setelah subuh.
Selain itu juga, Kegiatan tausyiah subuh ini merupakan bagian dari agenda pembinaan umat yang rutin dilaksanakan oleh KUA Kecamatan Kabanjahe, sebagai bentuk pelayanan keagamaan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
Sejalan dengan hal tersebut Kepala KUA Kecamatan Kabanjahe, Nasrun, MA yang turut hadir dalam kegiatan ini mengatakan KUA Kabanjahe terus berkomitmen dalam mendukung penguatan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat secara berkelanjutan.
"Untuk itu sebagai perpanjang tanganan pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama L, KUA Kabanjahe terus melakukan pembinaan keagamaan melalui kegiatan tausyiah rutin, sebagai bagian dari pelayanan masyarakat dan dakwah Islam yang menyentuh langsung kebutuhan spiritual umat, " jelasnya.
Begitu pun para jamaah mengaku senang dan berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut. “Tausyiah subuh ini menambah semangat kami untuk lebih dekat dengan Allah dan memperbaiki diri,” ungkap Pak Khairul, SP salah satu jamaah.
Selain memberikan materi, tausyiah juga diisi dengan sesi tanya jawab singkat yang dimanfaatkan oleh para jamaah untuk berkonsultasi seputar agama dan kehidupan.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh pengurus BKM-Masjid Agung, para pengawas, jamaah sekitaran masjid agung serta tamu yang singgah dari luar daerah. (MHS/AYS)