Inspirasi





Penghulu Febri Yandi Tunjukkan Kepedulian Sosial melalui Aksi MACI Peduli Bencana
11 Jan 2026 | 211 | Penulis : pc_apri_ pdpariaman | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Barat
Padang — Semangat kepedulian sosial dan pengabdian kepada masyarakat dalam bencana terus ditunjukkan oleh Penghulu Febri Yandi yang tergabung Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI). Melalui kegiatan MACI Peduli Bencana, Motor Antique Club Indonesia (MACI) West Sumatera menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera pada akhir November 2025 lalu.
Kegiatan sosial ini dikoordinir langsung oleh Wakil Ketua MACI West Sumatera, Febri Yandi, yang juga merupakan alumni MAPK Koto Baru, institusi yang banyak melahirkan kader-kader penghulu dan tokoh keagamaan di Sumatera Barat.
Aksi kemanusiaan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
Penyaluran bantuan dilakukan dalam beberapa tahap. Tahap pertama dilaksanakan pada 11 Desember 2025 di kawasan Pasar Baru, Batu Busuak, Kota Padang, yang merupakan salah satu wilayah terdampak banjir cukup parah. Selanjutnya, tahap kedua dilaksanakan pada 20 Desember 2025 di Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam.
“Alhamdulillah, total donasi yang berhasil dihimpun mencapai lebih dari Rp50 juta. Bantuan ini kami salurkan ke tiga provinsi di Sumatera yang terdampak banjir,” ujar Febri Yandi, usai upacara HAB di Kemenag Padang Pariaman, Sabtu (3/01/2025).
Penghulu KUA Batang Gasan Padang Pariaman ini menjelaskan, bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok, perlengkapan darurat, serta berbagai kebutuhan lain yang sangat dibutuhkan masyarakat pascabencana. Sementara untuk wilayah Sumatera Utara dan Aceh, penyaluran bantuan dilakukan oleh Pengurus Cabang MACI setempat.
Menurutnya, kegiatan MACI Peduli Bencana tidak hanya menjadi ajang solidaritas komunitas, tetapi juga wujud nyata nilai kepedulian sosial yang sejalan dengan semangat pengabdian para penghulu. Kehadiran insan-insan berlatar belakang keagamaan dalam aksi kemanusiaan ini diharapkan dapat memperkuat peran tokoh agama di tengah masyarakat, tidak hanya dalam pelayanan keagamaan, tetapi juga dalam respon sosial dan kemanusiaan.
Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) cabang Padang Pariaman memandang kegiatan ini sebagai contoh baik sinergi antara komunitas sosial dan insan keagamaan dalam membantu masyarakat yang sedang mengalami musibah. Nilai empati, gotong royong, dan kebermanfaatan umat yang ditunjukkan sejalan dengan tugas dan fungsi penghulu sebagai pelayan umat dan agen moderasi beragama.
Melalui kegiatan sosial seperti ini, diharapkan semakin banyak penghulu dan keluarga besar APRI yang tergerak untuk aktif dalam kegiatan kemanusiaan, memperkuat peran penghulu yang tidak hanya hadir di kantor dan rumah ibadah, tetapi juga di tengah masyarakat yang membutuhkan uluran tangan.