Daerah
PAI KUA Bosar Maligas Ikuti Pembinaan Moderasi Beragama oleh MUI Kabupaten Simalungun
30 Oct 2025 | 87 | Penulis : Humas Cabang APRI Simalungun | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Simalungun, (Humas). Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bosar Maligas mengikuti kegiatan Pembinaan Moderasi Beragama yang diselenggarakan oleh Komisi Kerukunan Antar Umat Beragama (KKAUB) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Simalungun Tahun 2025, bertempat di Gedung MUI Kabupaten Simalungun, Rabu (29/10).
Kegiatan ini diikuti oleh para tokoh agama, pengurus MUI, anggota Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta penyuluh agama dari berbagai kecamatan di Kabupaten Simalungun. Tujuan utama kegiatan ini adalah memperkuat pemahaman tentang moderasi beragama sebagai upaya membangun kehidupan beragama yang harmonis, toleran, dan seimbang di tengah masyarakat yang majemuk.
Adapun narasumber dalam kegiatan tersebut antara lain, Prof. Dr. H. Arifinsyah, DP., dari MUI Provinsi Sumatera Utara, Drs. H. Muhammad Nurdin Panjaitan, Ketua FKUB Kabupaten Simalungun, dan Dr. H. Bahrun Saleh, M.A., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Simalungun.
Dalam pemaparannya, Prof. Dr. H. Arifinsyah, DP., menyampaikan bahwa moderasi beragama harus menjadi landasan dalam setiap aktivitas keagamaan agar tercipta kedamaian di tengah perbedaan.
“Moderasi beragama bukan berarti mengaburkan nilai-nilai keimanan, tetapi menempatkan ajaran agama secara proporsional dengan menghargai keberagaman,” ungkap beliau.
Sementara itu, Dr. H. Bahrun Saleh, M.A., menekankan bahwa peran penyuluh agama sangat strategis dalam menanamkan nilai-nilai moderasi kepada masyarakat. Penyuluh menjadi ujung tombak dalam menjaga kerukunan dan menebarkan pesan kedamaian di lingkungan masing-masing.
Kepala KUA Bosar Maligas, Andika Mulia, S.Pd., M.Si., turut menyampaikan dukungan dan apresiasi atas semangat para penyuluh dalam mengikuti kegiatan tersebut. “Kami sangat mengapresiasi keikutsertaan para penyuluh KUA Bosar Maligas dalam kegiatan pembinaan ini. Melalui peningkatan wawasan moderasi beragama, diharapkan penyuluh semakin mampu menjadi pelopor perdamaian dan penyejuk di tengah masyarakat,” ujarnya.
Dengan mengikuti kegiatan ini, para Penyuluh Agama Islam KUA Bosar Maligas diharapkan semakin memahami peran pentingnya dalam membumikan nilai-nilai moderasi beragama, serta memperkuat sinergi antara KUA, MUI, dan FKUB dalam mewujudkan kehidupan beragama yang rukun, damai, dan berkeadaban. (AM)