Daerah
PAI KUA Bosar Maligas Gelar Perwiridan, Tanamkan Nilai Iman sebagai Bekal Akhirat
29 Oct 2025 | 47 | Penulis : Humas Cabang APRI Simalungun | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Bosar Maligas, (Humas). Dalam upaya memperkuat pembinaan keagamaan di lingkungan kerja, Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bosar Maligas menggelar kegiatan perwiridan dan tausiyah di PT. Murida Maligas A dengan mengusung tema “Tanamkan Nilai Iman sebagai Bekal Akhirat", Rabu (29/10).
Kegiatan yang berlangsung dengan khidmat ini diisi oleh dua penyuluh agama Islam, Suci Khairani Pohan, S.Sos.I. dan Rodiatam Mardiah, S.Th.I., yang menyampaikan materi seputar pentingnya menanamkan nilai-nilai keimanan dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam aktivitas bekerja sehari-hari.
Dalam tausiyahnya, Suci Khairani menekankan bahwa bekerja dengan niat ibadah akan memberikan keberkahan dan menjadi salah satu bentuk amal yang bernilai di sisi Allah SWT. Sementara itu, Rodiatam Mardiah mengajak para jamaah untuk memperbanyak dzikir, menjaga shalat, dan menanam amal kebajikan sebagai bekal menuju akhirat.
Kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari KUA Kecamatan Bosar Maligas di bawah kepemimpinan Andika Mulia, S.Pd., M.Si., yang terus mendorong para penyuluh agama untuk aktif hadir di tengah masyarakat, baik di lingkungan tempat tinggal maupun dunia kerja.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala KUA Bosar Maligas, Andika Mulia, S.Pd., M.Si., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas semangat para penyuluh yang terus berperan aktif dalam meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai agama di berbagai sektor kehidupan.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Kehadiran penyuluh agama di lingkungan kerja seperti PT. Murida Maligas A menjadi bukti nyata bahwa pembinaan keagamaan bisa dilakukan di mana saja. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan dan meningkatkan kesadaran spiritual seluruh karyawan,” ujar Andika.
Melalui kegiatan perwiridan ini, diharapkan para karyawan PT. Murida Maligas A semakin termotivasi untuk menyeimbangkan antara kesibukan dunia dan persiapan akhirat, serta menjadikan iman dan takwa sebagai landasan utama dalam menjalani kehidupan. (MHS/AM)