Masjid Bersejarah Jadi Saksi Bimbingan Perkawinan di Tanggal Cantik 9 September 2025
09 Sep 2025 | 67 | Penulis : APRI mBanjar | Publisher : Biro Humas APRI Jawa Tengah
Banjarnegara – Sebuah momen istimewa berlangsung di Masjid Ki Ageng Chasan Besar Gumelem, Susukan, Banjarnegara. Pada tanggal cantik (9/9), Kantor Urusan Agama (KUA) Susukan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Perkawinan (BIMWIN) bagi calon pengantin (catin). Kegiatan ini menjadi sarana penting dalam mempersiapkan pasangan muda menuju kehidupan rumah tangga yang harmonis, penuh berkah dan maslahat.
Masjid Ki Ageng Chasan Besar Gumelem, yang dikenal sebagai salah satu masjid tertua dan paling bersejarah di Banjarnegara, menjadi lokasi sakral yang memadukan nilai spiritual dan edukatif. Dikelilingi oleh suasana religius dan kearifan lokal, para peserta BIMWIN tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sejak pagi hingga siang hari.
Kegiatan BIMWIN kali ini menghadirkan dua pemateri berkompeten, yaitu Umrotun Mabruroh dan Yusuf Andi Yulianto, yang menyampaikan berbagai materi penting seputar kehidupan pernikahan. Tema utama yang diangkat adalah membangun pondasi keluarga sakinah, mawaddah, warahmah (SAMAWA), berkah dan maslahat.
Dalam sesi pertama, para calon pengantin dibekali dengan pemahaman tentang pentingnya komunikasi dalam rumah tangga, pembagian peran suami dan istri, serta cara mengelola konflik secara sehat. Umroh selaku Fasilitator Bimwin menyampaikan bagamana mewujudkan keluarga yang sakinah. “Membangun rumah tangga itu sangat berat, tidak cukup hanya cukup dengan cinta, tetapi juga memerlukan ilmu, tanggung jawab, dan diniatkan ibadah”, ungkapnya.
Pada sesi yang ke dua Yusuf menekankan bagaimana membina hubungan yang harmonis dalam keluarga. “Penting bagi para catin untuk memahami visi misi keluarga yang selaras dengan nilai agama dan budaya lokal. Dan tidak lupa pula sebagai catin harus dapat merencanakan masa depan dengan bijak, mulai dari aspek ekonomi hingga pendidikan anak, dan lainnya”, imbuhnya.
Agar suasana tidak monoton, kegiatan BIMWIN ini juga diselingi dengan berbagai mini game interaktif yang dirancang untuk mempererat kerja sama antar pasangan. Salah satu game yang paling menarik perhatian adalah permainan “Menebak Harapan Pasangan”, di mana calon suami dan istri diminta menulis harapan masing-masing dan menebak harapan pasangannya. Gelak tawa dan kehangatan pun memenuhi area masjid, menambah kesan manis dalam kegiatan ini.
Mini game ini bukan hanya hiburan, tetapi juga bertujuan membangun chemistry dan mengasah empati antar calon pasangan, sebagai bekal menghadapi realita pernikahan ke depan.
Sebagai penutup, para peserta mendapatkan materi penting seputar kesehatan reproduksi, yang menjadi bagian vital dalam kehidupan berumah tangga. Materi ini disampaikan dengan pendekatan yang santai namun sarat informasi. Ditekankan pula pentingnya menjaga kebersihan, kesiapan fisik, serta pemahaman tentang perencanaan keluarga yang sehat dan Islami.
Kegiatan BIMWIN yang digelar oleh KUA Susukan ini mendapat apresiasi tinggi dari para peserta. Dengan latar tempat yang penuh makna, tanggal pelaksanaan yang unik, serta materi yang aplikatif, BIMWIN ini dinilai sangat membantu calon pengantin dalam menyiapkan diri, baik secara mental, spiritual, maupun fisik.
Tidak hanya sekadar pembekalan, BIMWIN di Masjid Ki Ageng Chasan Besar ini juga menjadi momen refleksi bagi para calon pasangan untuk memahami makna pernikahan secara lebih dalam.