Manasik Haji Dini di TWI Sitinjo Memukau, Ka KUA Sitinjo Beri Apresiasi
22 Nov 2025 | 50 | Penulis : Humas Cabang APRI Dairi | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Sitinjo, (Humas). Suasana ceria dan penuh semangat mewarnai kawasan Taman Wisata Iman (TWI) Sitinjo pada Kamis (20/11). Puluhan anak dari dua Raudhatul Athfal (RA), yakni RA Al Ikhlas Batukapur dan RA Karing, memadati area tersebut untuk mengikuti simulasi manasik haji. Kegiatan edukatif ini merupakan inisiasi penting dalam rangka mengenalkan rukun Islam kelima sejak usia dini.
Kegiatan manasik haji mini ini dipimpin langsung oleh Dr. H. Muhammad Sanif, S.HI., M.Ag., selaku Kepala Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dairi. Kehadiran dan bimbingan beliau memberikan bobot dan kredibilitas pada pelaksanaan simulasi, memastikan setiap tahapan ibadah haji disampaikan dengan benar dan mudah dipahami oleh anak-anak.
Dalam sambutan pengantarnya, Dr. H. Muhammad Sanif menekankan pentingnya mengenalkan ibadah haji sejak usia dini. Menurut beliau, praktik manasik haji bukan sekadar permainan, melainkan proses krusial dalam pembentukan karakter, pendidikan spiritual, serta penanaman rasa cinta terhadap ajaran agama. Pengalaman langsung ini diharapkan melekat kuat dalam memori anak.
Anak-anak dari RA Al Ikhlas dan RA Karing tampak sangat antusias. Mereka berbondong-bondong memadati area miniatur Ka’bah, mengikuti seluruh rangkaian ibadah secara praktik, mulai dari tawaf, sa’i, hingga wukuf (simulasi). Pakaian ihram seragam yang mereka kenakan menambah khidmat suasana, menjadikan TWI Sitinjo layaknya Mekkah mini.
Melihat suksesnya penyelenggaraan dan semangat belajar yang ditunjukkan anak-anak, Kepala KUA Sitinjo, Khairil Anwar, S.H,I, menyampaikan apresiasi yang mendalam. Beliau menilai kegiatan ini sebagai langkah progresif dari Kemenag Dairi dan pihak sekolah dalam memberikan pendidikan agama yang bersifat aplikatif dan menyenangkan.
"Kami dari KUA Sitinjo sangat mengapresiasi Kepala PHU Kemenag Dairi, Bapak Dr. H. Muhammad Sanif, atas inisiatif dan bimbingan langsung dalam manasik haji di TWI Sitinjo ini," ujar Khairil Anwar. Beliau menambahkan bahwa kegiatan semacam ini merupakan kolaborasi yang baik antara unit Kemenag untuk memperkuat pondasi agama pada generasi penerus.
Kepala KUA Sitinjo berharap agar kegiatan manasik haji usia dini ini dapat menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan. Praktik langsung di TWI, yang memiliki sarana replika yang memadai, dinilai sangat efektif dalam menumbuhkan cita-cita anak untuk menunaikan ibadah haji di masa depan.
Secara keseluruhan, kegiatan manasik haji di TWI Sitinjo ini berhasil menjadi momentum pembelajaran yang berharga. Hal ini menunjukkan komitmen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dairi dalam memberikan pendidikan spiritual berkualitas sejak usia dini, yang mendapat dukungan penuh dan apresiasi dari KUA setempat. (MHS/LM)