Makna Mahar dalam Pernikahan: Antara Simbol dan Tanggung Jawab
Daerah

Makna Mahar dalam Pernikahan: Antara Simbol dan Tanggung Jawab

  29 Jul 2025 |   447 |   Penulis : Humas Cabang APRI Rejang Lebong |   Publisher : Biro Humas APRI Bengkulu

Rejang Lebong (HUMAS) --- Dalam setiap akad nikah, mahar atau mas kawin memiliki peran penting bukan hanya sebagai syarat sah pernikahan, tetapi juga sebagai simbol penghormatan, cinta, dan tanggung jawab seorang suami kepada istri.(27/07/25).
 
Hal ini terlihat dalam pelaksanaan akad nikah yang diselenggarakan di Desa Kesambe Lama, Kecamatan Curup Timur baru - baru ini, Dalam prosesi tersebut, calon suami menyerahkan mahar berupa emas dan seperangkat alat salat kepada calon istri, disaksikan oleh penghulu, saksi, dan keluarga besar kedua mempelai.
 
Kepala KUA Curup Timur, Hafizano, S.Ag., M.H., menjelaskan bahwa mahar bukan sekadar formalitas, tetapi juga bentuk penghargaan dan niat baik dalam membangun rumah tangga. “Islam mengajarkan bahwa mahar adalah pemberian dari hati yang tulus, sebagai tanda kesungguhan seorang laki-laki untuk memimpin rumah tangga secara bertanggung jawab,” tuturnya.
 
Sementara itu, penghulu KUA sekaligus petugas yang menikahkan, Rahmat Safari, S.Pd.I, menyampaikan bahwa pemahaman masyarakat terhadap makna mahar semakin meningkat. “Kini banyak calon pengantin yang menyadari bahwa mahar bukan harus mewah, tapi bernilai ibadah,” ujarnya.
 
Melalui pelayanan nikah yang terus humanis dan edukatif, KUA Curup Timur berkomitmen untuk menanamkan nilai-nilai sakral dalam setiap pernikahan, termasuk pentingnya mahar sebagai bukti cinta dan komitmen jangka panjang dalam membina rumah tangga.
Tags:

Bagikan Artikel Ini

Infografis