KUA Tuhemberua Dorong Sinergi Lintas Iman, Wujudkan Kerukunan Antar Umat Beragama
Daerah

KUA Tuhemberua Dorong Sinergi Lintas Iman, Wujudkan Kerukunan Antar Umat Beragama

  15 Apr 2026 |   30 |   Penulis : Humas Cabang APRI Nias Utara |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Tuhemberua (Humas).  Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tuhemberua melaksanakan kunjungan ke Gereja Katolik Paroki Santo Fransiskus Asisi Tuhemberua dalam rangka implementasi program moderasi beragama, Rabu (15/04). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan lintas iman sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Kunjungan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala KUA Tuhemberua, Sabrun Mendrofa, S.E., bersama seluruh pegawai,  serta Pastor Paroki Yohanes Boslan Wempi Siahaan, SVD didampingi Sekretaris Paroki. Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan terasa sejak awal kegiatan hingga sesi diskusi berlangsung.

Dalam sambutannya, Kepala KUA Tuhemberua, Sabrun Mendrofa, S.E., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya konkret Kementerian Agama dalam mengimplementasikan program moderasi beragama di tingkat kecamatan. Ia menegaskan bahwa moderasi beragama bukan sekadar wacana, melainkan harus diwujudkan melalui tindakan nyata dan kolaborasi lintas agama.

“Moderasi beragama adalah fondasi penting dalam menjaga kerukunan umat beragama. Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin membangun komunikasi yang terbuka, saling memahami, dan memperkuat persaudaraan di tengah keberagaman,” ujar Sabrun.

Senada dengan hal tersebut, Penyuluh Agama Kristen, Marihot Sirait, menekankan pentingnya peran penyuluh dalam menjembatani dialog antarumat beragama. Ia menyampaikan bahwa moderasi beragama harus terus disosialisasikan dengan pendekatan yang humanis dan kontekstual.

“Moderasi beragama bukan hanya tugas pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Kita perlu terus membangun ruang-ruang dialog seperti ini agar tercipta pemahaman yang utuh dan menghindari potensi konflik di masyarakat,” ungkap Marihot.

Sementara itu, Pastor Yohanes Boslan Wempi Siahaan, SVD menyambut baik kunjungan KUA Tuhemberua sebagai bentuk nyata sinergi antar lembaga keagamaan. Ia menilai bahwa dialog lintas iman seperti ini sangat penting untuk memperkuat toleransi dan persatuan.

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan ini. Ini adalah langkah yang baik untuk membangun kebersamaan. Gereja selalu terbuka untuk berdialog dan bekerja sama demi menciptakan kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis,” tutur Pastor Yohanes.

Diskusi yang berlangsung dalam kegiatan tersebut berjalan aktif dan konstruktif. Berbagai pandangan dan pengalaman dibagikan sebagai upaya memperkaya perspektif dalam membangun moderasi beragama di wilayah Tuhemberua.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara KUA dan lembaga keagamaan lainnya, sehingga nilai-nilai moderasi beragama dapat terus ditanamkan dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. (MHS/BNP)
💬 Komentar Pembaca
A
Agus Susanto Harefa S.Pd.K 15 Apr 2026 20:00

Luar biasa...semangat moderasi beragama

Bagikan Artikel Ini

Infografis