KUA Tapung Hilir Gelar Bimbingan Perkawinan Pra Nikah untuk 30 Pasang Catin
28 Aug 2025 | 174 | Penulis : Biro Humas APRI Riau | Publisher : Biro Humas APRI Riau
Kampar (Humas) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tapung Hilir melaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan Pra Nikah bagi Calon Pengantin (Catin) dengan tema “Rumahku Istanaku, Rumahku Surgaku”, Selasa 26/8/2025
Kegiatan ini diikuti oleh 30 pasang calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat. Hadir membuka sekaligus memberikan arahan, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama Kabupaten Kampar, H. Zulfaimar, S.Ag., MAP, mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar.
Dalam sambutannya, H. Zulfaimar menyampaikan pentingnya membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Ia menegaskan bahwa pernikahan resmi yang tercatat di KUA adalah jalan terbaik dalam membentuk keluarga yang berkah.
“Nikah itu bukan hanya menyatukan dua insan, tetapi juga menyatukan dua keluarga besar. Maka perlu dipersiapkan dengan baik, bukan hanya lahiriah tetapi juga batiniah. Pernikahan resmi di KUA adalah bentuk perlindungan hukum dan agama bagi pasangan suami-istri,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Tapung Hilir, Muhammad Parlindungan dalam sambutannya menekankan bahwa bimbingan perkawinan ini menjadi sarana penting bagi calon pengantin untuk memahami hak dan kewajiban suami-istri sejak dini.
“Kehidupan rumah tangga tentu tidak selamanya berjalan mulus. Ada dinamika yang harus disikapi dengan sabar, saling memahami, dan komunikasi yang baik. Bekal dari bimbingan ini semoga dapat menjadi pegangan bagi calon pengantin agar mampu menciptakan keluarga harmonis, penuh cinta kasih, dan tanggung jawab,” tuturnya.
Selain itu, para peserta mendapatkan materi seputar hak dan kewajiban suami-istri, pengelolaan keuangan keluarga, serta pencegahan perceraian sejak dini.
Kegiatan bimbingan perkawinan ini diharapkan mampu memberikan bekal pengetahuan dan pemahaman kepada para calon pengantin sehingga dapat menjalani kehidupan rumah tangga dengan penuh tanggung jawab serta menjadikan rumah tangga sebagai ladang ibadah menuju kebahagiaan dunia dan akhirat. ( Fatmi )