Daerah

KUA Sinehu Sukses Gelar Doa Bersama Lintas Sektor
29 Nov 2025 | 39 | Penulis : Humas Cabang APRI Dairi | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Sinehu (Humas). Peran Kantor Urusan Agama (KUA) tidak hanya terbatas pada pencatatan nikah, melainkan sebagai pusat pelayanan dan pembinaan keagamaan di tingkat kecamatan. Hal ini terbukti nyata di Kabupaten Dairi, di mana KUA Sinehu melalui Kepala KUA-nya, Tuppak Padang, S.Ag., M.Pd, tampil sebagai salah satu motor penggerak kegiatan Doa Bersama yang menghimpun seluruh elemen masyarakat dan tokoh penting daerah, Jumat (28/11).
Acara Doa Bersama Keluarga Besar Nahdliyin (NU) untuk Keselamatan Bangsa dan Ketenangan Korban Bencana ini diselenggarakan secara khidmat pada Jum'at, 28 November 2025, di Gedung Serbaguna Djauli Manik, Sidikalang. Kehadiran KUA Sinehu dalam menginisiasi kegiatan ini menegaskan fungsinya sebagai fasilitator dan pembina kerukunan umat yang aktif dan responsif terhadap isu-isu sosial keagamaan.
Tuppak Padang, yang juga menjabat sebagai Ketua PC NU Dairi, memimpin langsung jalannya acara. Peran ganda beliau, baik sebagai Kepala KUA maupun pimpinan organisasi keagamaan terbesar, menjadi sinyal kuat sinergi strategis antara institusi pemerintah (Kementerian Agama) dengan lembaga keumatan dalam wilayah kecamatan.
Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa KUA memiliki tanggung jawab moral untuk membina mental spiritual masyarakat, terutama di tengah tantangan dan musibah. "KUA tidak hanya mengurus administrasi pernikahan. Lebih dari itu, kami bertugas sebagai pelayan, pembimbing, dan penyuluh agama. Doa bersama ini adalah bentuk nyata fungsi KUA dalam memandu masyarakat untuk berserah diri, memohon perlindungan, dan menyebarkan empati kolektif, terutama bagi keluarga yang ditimpa banjir dan bagi keselamatan Dairi dari musibah," ujar Tuppak Padang.
Keberhasilan kegiatan ini diperkuat dengan kehadiran dan dukungan dari berbagai pihak. Wakil Bupati Dairi, Wahyu D. Sagala, hadir memberikan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap upaya penguatan spiritual yang diprakarsai oleh KUA dan NU. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Dairi, KH Riswan Gaja, S.Ag., M.M, turut hadir, menandaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan program Kemenag dalam Pembinaan Masyarakat Islam (BIMAS).
Perwakilan dari Kejaksaan Negeri (Kajari) Dairi dan para pengurus ormas Islam, seperti Ketua Pemuda Ansor, juga turut berpartisipasi, menunjukkan kemampuan KUA Sinehu dalam menjalin kemitraan dan koordinasi lintas sektor (Layanan bimbingan dan penerangan agama Islam, serta jalinan kemitraan adalah salah satu fungsi KUA).

Fungsi KUA sebagai simpul koordinasi keagamaan di kecamatan memungkinkan acara sebesar ini berjalan lancar, menyatukan tokoh pemerintah, penegak hukum, dan ulama dalam satu majelis doa yang bertujuan mulia.
Peristiwa Doa Bersama ini menyoroti bahwa KUA adalah ujung tombak Kementerian Agama di lapangan. Selain melayani pencatatan nikah dan rujuk, KUA Sinehu secara proaktif menjalankan tugas intinya, yaitu: Pelayanan dan Bimbingan Agama Islam: Memberikan arahan spiritual dan solusi atas isu-isu keagamaan di masyarakat. Pembinaan Kerukunan Umat: Memfasilitasi pertemuan dan kegiatan yang bertujuan mempererat tali persaudaraan kebangsaan dan keumatan. Respons Sosial Keagamaan: Menjadi yang terdepan dalam merespons musibah dan masalah sosial dengan pendekatan keagamaan.
Melalui kegiatan ini, KUA Sinehu telah membuktikan diri sebagai lembaga yang tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi juga berperan substantif dalam menjaga ketenteraman jiwa masyarakat (keluarga yang ditimpa banjir) dan keharmonisan sosial (keselamatan bangsa).(BL/RFS)