KUA Sinehu Kuatkan Umat: Puluhan Peserta Ikuti Pelatihan Fardhu Kifayah di Desa Tambahan
Daerah

KUA Sinehu Kuatkan Umat: Puluhan Peserta Ikuti Pelatihan Fardhu Kifayah di Desa Tambahan

  29 Nov 2025 |   34 |   Penulis : Humas Cabang APRI Dairi |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Sinehu, (Humas). Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan  Siempat Nempu Hulu (Sinehu) kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan pemahaman dan praktik syariat Islam di tengah masyarakat. Hal ini diwujudkan melalui suksesnya pelaksanaan Pelatihan Fardhu Kifayah yang diselenggarakan pada hari Jum'at, (28/11), bertempat di Balai Kemakmuran Masyarakat (BKM) Babussalam, Desa Tambahan.

Kegiatan yang dihadiri oleh puluhan peserta dari berbagai unsur masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan dan keterampilan kolektif umat Islam di Desa Tambahan dalam melaksanakan kewajiban-kewajiban yang bersifat komunal, khususnya terkait pengurusan jenazah, mulai dari memandikan, mengkafani, menyalatkan, hingga menguburkan

Kepala KUA Sinehu dalam sambutannya menekankan betapa pentingnya pelatihan Fardhu Kifayah sebagai bagian integral dari upaya menjaga nilai-nilai kemanusiaan dan syariat Islam. "Fardhu Kifayah adalah kewajiban yang jika telah dilaksanakan oleh sebagian umat Islam, maka gugurlah kewajiban bagi yang lain. Namun, jika tidak ada satu pun yang melaksanakannya, maka berdosa semua. Oleh karena itu, memastikan setiap desa memiliki kader yang kompeten dalam hal ini adalah prioritas utama KUA," ujarnya.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Tuppak Padang, M.Pd, yang bertindak sebagai Pembina. Beliau mengapresiasi antusiasme warga dan kolaborasi antara KUA dengan BKM Babussalam dalam menyelenggarakan acara yang sangat fundamental ini.

Pelatihan ini diisi oleh dua pemateri utama yang memiliki kompetensi dan pengalaman luas di bidangnya, memastikan penyampaian materi tidak hanya bersifat teoritis, namun juga praktis dan mudah diserap oleh peserta.

Nurliasniati Lingga, S.Ag, M.M, seorang Penyuluh Fungsional yang memaparkan materi utama dengan fokus pada tata cara praktis pengurusan jenazah sesuai sunnah. Beliau menekankan pentingnya kehati-hatian, keikhlasan, dan kesempurnaan dalam setiap tahapan prosesi.

Ustadz Suprianto Munte, S.Ag., yang juga menjabat sebagai Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Sinehu, melengkapi sesi dengan pembahasan mengenai aspek administratif dan hukum agama yang melingkupi Fardhu Kifayah, serta pentingnya peran penyuluh dalam mendampingi masyarakat.

Sesi praktik menjadi inti dari pelatihan, di mana peserta diajak untuk langsung mempraktikkan simulasi memandikan dan mengkafani jenazah. Keaktifan peserta terlihat jelas dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, menunjukkan tingginya minat dan kebutuhan masyarakat terhadap ilmu ini.

Ketua BKM Babussalam, yang diwakili oleh pengurus setempat, menyampaikan rasa terima kasihnya atas inisiasi KUA Sinehu. "Alhamdulillah, melalui pelatihan ini, kini kami memiliki lebih banyak warga yang siap siaga. Ke depannya, ketika ada musibah, Insya Allah kami tidak akan kesulitan lagi dalam mencari tenaga yang terampil untuk melaksanakan fardhu kifayah. Ini adalah bekal berharga bagi Desa Tambahan," tuturnya.

Pelatihan ini menjadi salah satu bukti nyata komitmen KUA Sinehu di bawah Kementerian Agama dalam memberikan layanan prima dan pembinaan keagamaan yang berdampak langsung pada kualitas keagamaan dan sosial masyarakat. Dengan terlaksananya pelatihan ini, diharapkan Desa Tambahan kini memiliki kader-kader pelaksana Fardhu Kifayah yang mumpuni, sehingga kewajiban kolektif umat dapat terlaksana dengan baik dan sesuai syariat.(BL/RFS)

Bagikan Artikel Ini

Infografis