KUA Silahisabungan Gencarkan Safari Majelis Taklim di Tepian Danau Toba
01 Nov 2025 | 158 | Penulis : Humas Cabang APRI Dairi | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Silahisabungan, (Humas). Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Silahisabungan semakin gencar mendekatkan pelayanan keagamaan kepada masyarakat melalui program Safari Majelis Taklim. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Jumat (31/10) ini dipimpin langsung oleh Kepala KUA, Saukum Piliang, S.H., bersama jajaran Penghulu dan staf KUA, sebagai wujud komitmen Kemenag dalam pembinaan umat.
Safari Majelis Taklim ini bertujuan utama untuk memberikan ilmu keagamaan yang moderat dan komprehensif kepada para jemaah. Melalui forum ini, jajaran KUA Silahisabungan menyampaikan materi-materi bimbingan yang tidak hanya menyentuh aspek ritual ibadah, tetapi juga aspek sosial dan etika beragama yang baik, sejalan dengan nilai-nilai kerukunan dan kebangsaan.
Kepala KUA Silahisabungan, Saukum Piliang, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan respons aktif KUA terhadap kebutuhan masyarakat akan pemahaman keagamaan yang benar. Beliau mengapresiasi tinggi antusiasme yang ditunjukkan oleh para jemaah Majelis Taklim yang hadir, yang menunjukkan tingginya gairah belajar agama di kawasan tersebut.
Saukum Piliang menekankan pentingnya peningkatan pemahaman keagamaan yang baik bagi masyarakat Silahisabungan. Mengingat daerah ini merupakan tepian Danau Toba dan telah berkembang pesat menjadi destinasi wisata unggulan, masyarakat harus dibekali dengan paham keagamaan yang ramah dan toleran untuk mendukung citra wisata yang damai dan inklusif.
Kehadiran jajaran KUA secara langsung, termasuk Penghulu dan staf, menunjukkan bahwa pembinaan keagamaan adalah tugas kolektif. Mereka tidak hanya berperan dalam urusan pernikahan, tetapi juga sebagai motor penggerak pendidikan dan penyuluhan agama. Komitmen ini memastikan bahwa setiap wilayah di Silahisabungan terjangkau oleh layanan bimbingan keagamaan yang berkualitas.
Diharapkan, Safari Majelis Taklim ini dapat terus berkelanjutan dan menjadi sarana efektif bagi KUA Silahisabungan dalam menanamkan nilai-nilai Moderasi Beragama. Dengan pemahaman keagamaan yang kuat dan baik, masyarakat di tepian Danau Toba dapat menjadi contoh ideal dalam menjaga harmonisasi, sekaligus turut serta dalam memajukan pariwisata daerah dengan akhlak yang mulia. (MHS/SP)