Sidikalang, (Humas). Kantor Urusan Agama (KUA) Sidikalang menunjukkan aksi nyata solidaritas dan kepedulian sosialnya terhadap korban bencana alam di Sumatera. Komitmen ini ditegaskan dalam sebuah rapat koordinasi virtual yang dilaksanakan melalui Zoom Meeting pada Senin malam (01/12). Rapat penting ini diinisiasi oleh Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Sumatera Utara, yang bertujuan untuk menggalang donasi bersama bagi para korban terdampak.
Rapat online tersebut menjadi wadah bagi para penghulu di seluruh Sumatera Utara untuk bersatu dalam aksi kemanusiaan. Dalam kesempatan itu, Ketua Wilayah PW APRI Sumatera Utara, H. Yakhman Hulu, secara langsung mengajak seluruh rekan-rekan penghulu se-Sumatera Utara untuk menyumbangkan empati dan simpati mereka melalui bantuan materi. Ajakan ini disambut hangat, mencerminkan tingginya rasa kekeluargaan dalam organisasi profesi tersebut.
Fokus utama penggalangan dana ini adalah untuk membantu para korban bencana alam yang melanda beberapa wilayah di Sumatera, mencakup Sumatera Utara, Sumatera Barat (Sumbar), dan Aceh. Bencana alam, baik berupa banjir bandang, erupsi, maupun tanah longsor, telah menimbulkan kerugian besar, baik materiil maupun spiritual, bagi masyarakat di kawasan tersebut.
H. Yakhman Hulu menegaskan bahwa donasi yang dikumpulkan memiliki nilai simpati dan empati yang mendalam, terutama bagi rekan-rekan penghulu yang turut menjadi korban. "Donasi yang kita sampaikan tentu akan memberikan sentuhan simpati khususnya bagi rekan-rekan Penghulu yang menjadi korban," ucapnya. Sentuhan personal ini sangat penting untuk menunjukkan bahwa mereka tidak sendirian dalam menghadapi masa sulit.
Mewakili seluruh penghulu di Kabupaten Dairi, Kepala KUA Sidikalang, H. Abdul Yajid Lingga, memberikan tanggapan positif dan tegas. Beliau menyatakan sepakat dan berkomitmen penuh untuk turut serta dalam gerakan donasi bersama ini. Komitmen KUA Sidikalang dan para penghulu Dairi membuktikan bahwa solidaritas kemanusiaan adalah bagian tak terpisahkan dari tugas dan fungsi mereka sebagai pelayan umat.
Keputusan untuk berpartisipasi aktif dalam donasi ini didasarkan pada kesadaran bahwa musibah adalah tanggung jawab bersama. Sebagai bagian dari aparatur Kementerian Agama dan anggota APRI, para penghulu merasa terpanggil untuk berperan aktif dalam meringankan beban sesama, selaras dengan nilai-nilai ajaran agama dan Pancasila.
Melalui sarana Zoom Meeting, keputusan kolektif ini dapat diambil dengan cepat dan efisien, menunjukkan bahwa teknologi mampu menjembatani jarak geografis antar-wilayah di Sumatera Utara. Kerjasama virtual ini memastikan bahwa gerakan donasi dapat segera diorganisir dan bantuan bisa disalurkan tanpa menunda-nunda, mengingat urgensi penanganan dampak bencana.
Komitmen KUA Sidikalang dan seluruh penghulu Dairi ini menjadi contoh nyata gotong royong dan soliditas organisasi APRI. Diharapkan, gerakan donasi ini dapat berjalan sukses dan bantuan yang terkumpul mampu memberikan harapan serta mempercepat proses pemulihan bagi para korban bencana alam, khususnya bagi keluarga besar penghulu yang terdampak. (MHS)