Daerah
Kua Rantau Utara Laksanakan Bimbingan dan Pembinaan Sekaligus Mediasi Antara Pengurus Masjid Al Syahnan Pulo Padang
18 Nov 2025 | 47 | Penulis : Humas Cabang APRI Labuhanbatu | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Rantauprapat, (Humas). Kepala KUA Rantau Utara Labuhanbatu, Dr. H. Darman, S.Ag, MA bersama penyuluhnya Ustadz Idris Fansuri, S.HI melakukan pembinaan dan bimbingan sekaligus mediasi antara pengurus masjid Al Syahnan dan jamaah masjid tersebut tentang kekisruhan kepengurusan yang terjadi selama ini di antara mereka. Acara ini dilaksanakan di masjid tersebut, Lingkungan Pengakalian Kelurahan Pulo Padang Kecamatan Rantau Utara, Kamis(13/11).
Sebelum Darman menyampaikan bimbingannya, jamaah masjid yang diwakili M. Yusuf dan Wahyudi Saragih menyampaikan keluhan mereka tentang tidak aktifnya pengurus masjid dalam mengurus masjid, seperti tidak adanya laporan pertanggungjawaban keuangan, air wuduk yang sering kosong dan kebersihan masjid dan lingkungannya yang kurang terjaga. Dan masa periode kepengurusan juga telah habis tetapi mereka tidak ada membuat musyawarah untuk membentuk kepengurusan baru.
“Masjid adalah tempat ibadah yang harus diurus dijaga dengan baik amanah. Tetapi selama ini masjid kami ini seperti terurus sehingga jamaah yang shalat di masjid ini makin berkurang, dan anehnya pengurusnya sendiri shalat di masjid lain”, ujar Yusuf.
Pengurus BKM yang lama diwakili Bapak Suriadi tidak berkomentar banyak dan hanya menyerahkan sepenuhnya kepada Kepala KUA dan jamaah yang lain melakukan yang terbaik dan melaksanakan musyawarah untuk memilih pengurus masjid yang baru.
Dalam bimbingannya, Kepala KUA H. Darman, menjelaskan tentang kepengurusan masjid sebagaimana yang diatur dalam Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Repubik Indonesia Nomor : DJ.II/804/2014 tentang Standar Pembinaan Manajemen Masjid.
Dalam kepdirjen telah diatur tipologi masjid dan struktur kepengurusan masjid sehingga roda organisasi masjid berjalan dengan baik dan tidak terjadi tumpang tindih. Darman juga mengutip ayat al Quran, surah Al Taubah ayat 21 tentang ciru-ciri orang yang memakmurkan masjid.
“Di banyak masjid kita temukan kepengurusan masjid itu tidak jelas dan tumpang tindih dalam pelaksanaan tugasnya. Terkadang di sebuah masjid itu, seseorang itu dia ketuanya tapi juga dia juga sekretaris dan bendaharanya. Artinya dia pemain tunggal dan harus mengikuti semua keinginannya., tetapi dikarenakan karena dia seorang ustadz atau ketokohannya di kampung itu, jamaah lain tidak berani memprotesnya”, ujar Darman.
Setelah bimbingan, selanjutnya dilaksanakan musyawarah pemilihan, dan yang terpilih sebagai ketua adalah Muhammad Yusuf dan sekretarisnya Wahyudi Saragih. Di akhir acara, M. Yusuf sebagai ketua terpilih dan mewakili jamaah yang lain mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kepala KUA Rantau Utara yang telah berkenan membimbing dan memberikan arahan dan nasehat sehingga permasalahan selama ini sudah selesai.
“Terima kasih bapak Ka. KUA, dengan kehadiran Bapak, masalah kekisruhan di masjid kami ini Alhamdulillah telah selesai dan ke depannya kami akan bekerja sebagaimana arahan dan bimbingan yang Bapak berikan", ucapnya. Semoga ini menjadi nilai ibadah bagi kita yang medapat pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT.
Terakhir, Darman berharap dengan musyawarah dan mediasi ini permasalahan di masjid ini sudah selesai dan kepada pengurus baru terpilih, bekerja lah sebaik dan seamanah mungkin sehingga masjid ini masjid yang bisa dibanggakan di kelurahan ini.