KUA Medan Perjuangan Kolaborasi Donasi Korban Bencana, Satukan Bantuan dan Trauma Healing
14 Dec 2025 | 58 | Penulis : Humas Cabang APRI Kota Medan | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Kepala KUA Medan Perjuangan, H. Ramlan, MA, memimpin langsung rombongan penyaluran bantuan tersebut. Donasi yang terkumpul merupakan hasil gotong royong dari berbagai pihak, menunjukkan sinergi yang luar biasa antara KUA dan elemen masyarakat. Sumber dana utama berasal dari para donatur, khususnya Wali Santri Rumah Tahfidz Quran Muslimin dan Lazismu Kampung Dadap Medan.
Total donasi yang berhasil dihimpun mencapai angka yang mengesankan, yakni Rp 20.300.000,-. Jumlah dana ini menjadi bukti nyata kepedulian masyarakat Medan terhadap penderitaan saudara-saudara mereka di Aceh Tamiang yang kehilangan harta benda akibat musibah banjir bandang.
Dana dan bantuan tersebut diserahkan langsung kepada masyarakat yang paling terdampak di Desa Menangin, Dusun Tanjung Karang, Aceh Tamiang. Pemilihan lokasi ini didasarkan pada tingkat kerusakan yang parah, di mana banyak rumah warga dilaporkan hanyut atau rusak total akibat derasnya arus banjir.
Bantuan yang diserahkan tidak hanya berbentuk uang tunai, tetapi juga berwujud kebutuhan primer dan spiritual. Tim KUA Medan Perjuangan menyerahkan paket berisi bahan makanan pokok, obat-obatan, baju layak pakai, perlengkapan salat, serta alat edukasi keagamaan seperti Al-Quran dan Iqra'. Bantuan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan fisik sekaligus menguatkan mental spiritual para korban.
Selain penyaluran logistik, salah satu fokus utama kegiatan kemanusiaan ini adalah upaya edukasi menghilangkan trauma (trauma healing), khususnya bagi anak-anak. Ka KUA H. Ramlan, MA, menyadari bahwa kehilangan rumah dan menyaksikan bencana dapat meninggalkan luka psikologis mendalam bagi anak-anak. Program trauma healing diisi dengan kegiatan interaktif yang bertujuan mengembalikan senyum dan semangat belajar mereka.
Untuk menjalin keakraban dan mempererat ikatan emosional, rombongan KUA Medan Perjuangan juga menggelar acara makan bersama dengan para pengungsi. Momen kebersamaan ini menjadi jeda yang sangat berharga di tengah masa sulit, memberikan suasana kekeluargaan dan dukungan moral bahwa mereka tidak berjuang sendirian.
Ka KUA H. Ramlan, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata dari pengabdian KUA bukan hanya sebagai lembaga administrasi keagamaan, tetapi juga sebagai motor penggerak kegiatan sosial dan kemanusiaan. "Kami berharap, donasi ini tidak hanya meringankan beban materi, tetapi juga menjadi penyemangat bagi warga Desa Menangin untuk bangkit kembali," ujar beliau.
Keberhasilan penyaluran donasi yang terorganisir dan tepat sasaran ini menunjukkan koordinasi efektif antara KUA Medan Perjuangan dengan lembaga-lembaga filantropi lokal seperti Lazismu dan komunitas Rumah Tahfidz. Sinergi ini patut menjadi contoh bagi lembaga lain dalam merespons cepat terhadap bencana alam.
Dengan tuntasnya penyaluran donasi dan program trauma healing ini, KUA Medan Perjuangan telah memberikan kontribusi nyata dalam upaya pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang, meninggalkan jejak kepedulian yang mendalam di hati para korban. (MHS/RML)