KUA Lae Parira Gelar Rakor Rutin, Fokus Penguatan Kinerja Pelayanan Umat
24 Nov 2025 | 39 | Penulis : Humas Cabang APRI Dairi | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Lae Parira, (Humas). Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Lae Parira melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) jajaran KUA pada hari Senin, (24/11). Rakor ini dipimpin dan diisi langsung dengan bimbingan serta arahan oleh Kepala KUA Kecamatan Lae Parira, Khairul Syahri, S.Pd.I, M.Pd. Pertemuan ini dihadiri oleh seluruh staf administrasi dan Penyuluh Agama Islam (PAI) untuk mengevaluasi capaian kerja dan merumuskan langkah strategis ke depan.
Kepala KUA Khairul Syahri membuka rapat dengan menekankan pentingnya disiplin kerja dan peningkatan integritas seluruh pegawai KUA. Beliau menyoroti bahwa KUA adalah garda terdepan Kementerian Agama yang berhubungan langsung dengan masyarakat, sehingga setiap pelayanan harus dilakukan dengan profesional, akuntabel, dan bebas dari praktik yang merugikan.
Sesi bimbingan dan arahan dalam Rakor ini berfokus pada peningkatan kualitas layanan publik, khususnya dalam urusan nikah dan rujuk (NR). Kepala KUA mengingatkan jajaran administrasi untuk mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) secara ketat, mulai dari pendaftaran hingga pelaksanaan akad, guna memastikan legalitas dan kepastian hukum bagi masyarakat.
Tak hanya administrasi, Khairul Syahri, juga memberikan arahan penting kepada para Penyuluh Agama Islam (PAI). Ia meminta PAI untuk menajamkan program penyuluhan dengan fokus pada isu-isu aktual, seperti penguatan ketahanan keluarga (Bimwin), pencegahan pernikahan dini, dan sosialisasi program unggulan Kementerian Agama, yaitu Moderasi Beragama.
Evaluasi kinerja yang dilakukan mencakup peninjauan kembali target-target bulanan KUA. Dalam evaluasi ini, disepakati perlunya revitalisasi kegiatan Majelis Taklim di setiap desa binaan. KUA Lae Parira menargetkan Majelis Taklim dapat menjadi pusat edukasi yang lebih dinamis dan mampu menjawab tantangan sosial keagamaan yang dihadapi umat.
Rapat juga membahas tantangan operasional di lapangan, termasuk koordinasi dengan pemerintah desa dan lembaga keagamaan lainnya. Kepala KUA mendorong jajarannya untuk menjalin sinergi yang lebih erat dengan stakeholder terkait, agar program KUA dapat berjalan efektif dan mendapatkan dukungan luas dari masyarakat.
Sebagai penutup, Kepala KUA Khairul Syahri, menyampaikan harapannya agar seluruh hasil Rakor ini segera ditindaklanjuti dengan aksi nyata. Beliau menekankan bahwa kerja keras dan kolaborasi adalah kunci untuk mewujudkan KUA Lae Parira sebagai lembaga pelayanan keagamaan yang modern, profesional, dan tepercaya di tengah masyarakat.