KUA Kotarih Bersinergi dalam Mini Lokakarya Lintas Sektor: Wujud Kolaborasi Demi Kesehatan Masyarakat
Daerah

KUA Kotarih Bersinergi dalam Mini Lokakarya Lintas Sektor: Wujud Kolaborasi Demi Kesehatan Masyarakat

  10 Nov 2025 |   34 |   Penulis : Humas Cabang APRI Serdang Bedagai |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Kotarih, (Humas). Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kotarih turut serta dalam kegiatan Mini Lokakarya Tribulanan Lintas Sektor yang digelar oleh UPTD Puskesmas Kotarih pada Senin, 10 November 2025. Acara berlangsung di Aula Puskesmas Kotarih mulai pukul 10.00 hingga 12.00 WIB.

Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Kotarih Tiurmawati Panjaitan, S.E., M.I.Kom., Kepala Puskesmas Kotarih dr. Yanti Rosminar Br. Sagala, Wakil Kepala Polsek Kotarih Manurung, Ketua TP PKK Kecamatan Lucia Julienta Vera Sagala, S.K.M., serta para kepala dan staf desa se-Kecamatan Kotarih. KUA Kotarih diwakili oleh Ahmad Abdari dan Rita Pringadi Yani.

Kegiatan ini menjadi wadah penting bagi seluruh lintas sektor di Kecamatan Kotarih untuk memperkuat koordinasi dan kerja sama dalam bidang kesehatan masyarakat. Melalui forum ini, peserta dapat saling bertukar informasi dan memahami kondisi kesehatan di wilayah masing-masing. Harapannya, hasil dari kegiatan ini dapat menjadi langkah konkret dalam meningkatkan pelayanan dan kepedulian terhadap masyarakat, terutama dalam pencegahan penyakit menular.

Dalam pemaparannya, Kepala Puskesmas Kotarih dr. Yanti Rosminar Br. Sagala menjelaskan tentang profil layanan Puskesmas serta memberikan penjelasan singkat mengenai penyakit Tuberkulosis (TB). Ia mengimbau agar setiap perangkat desa berperan aktif dalam mendeteksi dan melaporkan warga yang menunjukkan gejala TB, sehingga dapat segera memperoleh penanganan medis. Menurutnya, kerja sama yang baik antara tenaga kesehatan dan aparat desa sangat dibutuhkan untuk memutus rantai penyebaran penyakit tersebut.

Sementara itu, dr. Budi Aswin sebagai narasumber kedua menyampaikan materi tentang Hepatitis dan Vasektomi. Ia memaparkan jenis-jenis Hepatitis, terutama Hepatitis B yang penularannya dapat terjadi melalui penggunaan jarum suntik bersama atau hubungan tanpa pengaman.

Selain menjelaskan gejala dan langkah pencegahannya, beliau juga memberikan pemahaman mengenai Vasektomi — mulai dari manfaat, syarat, hingga meluruskan berbagai kesalahpahaman di masyarakat. Penyampaian materi dilakukan dengan cara yang ringan dan interaktif, sehingga peserta mudah memahami isi pembahasan.

Ahmad Abdari dari KUA Kotarih mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat besar dan wawasan baru bagi para peserta. “Saya mendapat banyak pengetahuan baru tentang penyakit-penyakit yang perlu diwaspadai, terutama di masa sekarang di mana masyarakat rentan terhadap berbagai penyakit.

Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan kerja sama lintas sektor,” ujarnya. Acara diakhiri dengan foto bersama seluruh peserta sebagai tanda komitmen untuk terus bersinergi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kecamatan Kotarih. (MHS/AAB)

Bagikan Artikel Ini

Infografis