KUA Curup Selatan Gelar Pembinaan Calon Pengantin: Bahas Stunting, Ijab Kabul, dan Literasi Al-Qur’an
22 Jul 2025 | 40 | Penulis : Humas Cabang APRI Rejang Lebong | Publisher : Biro Humas APRI Bengkulu
Rejang Lebng (Humas) ---- Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Curup Selatan kembali menggelar kegiatan rutin pembinaan calon pengantin (catin) setiap hari Selasa. Kegiatan ini bertujuan mempersiapkan pasangan calon pengantin dalam membangun keluarga yang sehat, harmonis, dan religius. (25/6/2025)
Dalam sesi hari ini ada 4 pasang calon pengantin, Penyuluh Agama Islam Fungsional, Tegu Ati, S.Ag., M.Pd., menyampaikan materi mengenai pentingnya pencegahan stunting sejak dini serta pembinaan keluarga sakinah, mawaddah, warahmah. Ia menjelaskan bahwa keluarga adalah pondasi utama dalam mencetak generasi berkualitas, sehingga calon pengantin perlu memahami pola hidup sehat dan komunikasi yang baik dalam rumah tangga.
“Calon pengantin harus sadar bahwa pernikahan bukan hanya urusan administratif, tetapi juga kesiapan mental, fisik, dan spiritual. Mencegah stunting dimulai dari pemahaman dan praktik hidup sehat dalam keluarga,” ujar Tegu Ati dalam penyuluhan.
Selain itu, pembinaan juga diisi oleh Penghulu KUA Curup Selatan, A. Firdaus, S.Ag yang memberikan bimbingan mengenai tata cara dan lafaz ijab kabul. Penjelasan tersebut diberikan secara rinci agar calon pengantin, khususnya pihak laki-laki, dapat memahami dan melaksanakan prosesi akad nikah dengan benar sesuai syariat Islam.
Melengkapi rangkaian kegiatan, penyuluh PPPK KUA Curup Selatan, Dilupa, S.Pd.I turut memberikan pelatihan baca Al-Qur’an bagi peserta yang masih belum lancar. Program ini menjadi bagian dari upaya pemberantasan buta aksara Al-Qur’an sekaligus membekali calon pengantin dengan dasar-dasar keagamaan sebagai pondasi keluarga religius.
Kepala KUA Curup Selatan menyampaikan bahwa pembinaan ini merupakan bentuk pelayanan berkelanjutan KUA dalam mendukung program ketahanan keluarga dan pencegahan stunting. Ia berharap, calon pengantin yang mengikuti kegiatan ini dapat mengarungi kehidupan rumah tangga dengan kesiapan dan pemahaman yang utuh.
Kegiatan yang berlangsung dengan antusiasme peserta ini menjadi langkah strategis dalam menciptakan keluarga yang sehat jasmani dan rohani, serta berlandaskan nilai-nilai keislaman yang kuat.