KUA Binduriang Siapkan Catin Hadapi Hidup Baru Lewat Penasehatan Pra-Nikah
Daerah

KUA Binduriang Siapkan Catin Hadapi Hidup Baru Lewat Penasehatan Pra-Nikah

  21 Jul 2025 |   74 |   Penulis : Humas Cabang APRI Rejang Lebong |   Publisher : Biro Humas APRI Bengkulu

Rejang Lebong (HUMAS)---- Dalam rangka menyambut detik-detik  akad nikah yang akan dilaksanakan di Aula KUA Binduriang, Penyuluh Agama di Kecamatan KUA Binduriang Diana Erlina, S. Sos, Erdison, S. Kom. I, Romadon, S. Pd, Fauzan, S. Ssos. I dan Zulkarnain, S. Ag, menggelar kegiatan penasehatan bagi calon pengantin (catin) yang berasal dari Desa Taba Padang.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin pagi, 7 Juli 2025, ini bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan kepada catin mengenai tanggung jawab dalam pernikahan serta membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah.

Acara Penasehatan Catin ini yang bertempat di Aula Kantor Urusan Agama (KUA) Binduriang ini dihadiri sepasang  calon pengantin yang siap menjalani hidup baru. Mereka mendapat penjelasan dari beberapa Penyuluh Agama setempat dan beberapa praktisi yang berpengalaman dalam bidang psikologi pernikahan.

Menurut salah satu Penyuluh Agama, Zulkarnain, S. Ag, kegiatan ini sangat penting karena pernikahan bukan hanya tentang persiapan fisik, tetapi juga mental dan spiritual. "Kami ingin memastikan bahwa calon pengantin di Kuabinduriang tidak hanya siap secara jasmani, tetapi juga memiliki pemahaman yang matang mengenai makna dan tujuan pernikahan dalam Islam," jelas Zulkarnain

Dalam penasehatannya, Zulkarnain, menyampaikan berbagai aspek penting yang harus diperhatikan sebelum menikah, mulai dari persiapan mental, komunikasi dalam rumah tangga, hingga bagaimana menghadapi tantangan yang mungkin muncul setelah menikah. "Pernikahan itu ibadah, dan membutuhkan komitmen yang kuat dari kedua belah pihak. Kami juga menekankan pentingnya saling menghargai dan memahami pasangan, agar pernikahan bisa berlangsung harmonis," tambahnya.

Selain itu, acara ini juga memberikan pemahaman tentang hak dan kewajiban suami istri, serta peran penting keduanya dalam mendidik anak dan menjaga keharmonisan rumah tangga. Para catin juga diberikan kesempatan untuk bertanya seputar isu-isu yang mungkin mereka hadapi dalam kehidupan pernikahan nantinya.

Catin, mengungkapkan kegembiraannya setelah mengikuti acara ini. "Saya merasa lebih siap dan mengerti lebih banyak tentang pernikahan setelah mengikuti kegiatan penasehatan ini. Banyak hal yang saya belum ketahui, dan sekarang saya merasa lebih yakin tentang langkah kami ke depan," ungkapnya dengan senyum.

Kegiatan penasehatan ini juga diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan masyarakat yang lebih sadar akan pentingnya pendidikan pernikahan yang sehat dan harmonis. Dengan adanya pengetahuan yang cukup, diharapkan pasangan-pasangan baru ini dapat menjalani kehidupan rumah tangga dengan lebih matang dan penuh kedamaian.

Di akhir acara, Fauzan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala untuk membantu menyiapkan generasi muda yang lebih siap menghadapi kehidupan berkeluarga. "Kami akan terus mengadakan kegiatan ini untuk memberi bekal bagi calon pengantin agar pernikahan mereka bisa menjadi fondasi yang kuat bagi keluarga yang bahagia," tutup Fauzan

Tags:

Bagikan Artikel Ini

Infografis