Berampu, (Humas) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Berampu kembali menunjukkan komitmennya dalam membina masyarakat melalui program unggulan Senada Berru (Senin Ngaji dan dakwah Bersama Ibu-ibu ) Membangun Keluarga Berkah dan Rukun bersama ibu. Kali ini, kegiatan tersebut dilaksanakan di Majelis Taklim Al-Furqon Kuta Tinggi, Desa Karing, yang menjadi salah satu pusat pembinaan keagamaan Majelis Taklim di wilayah tersebut. Kegiatan berlangsung pada Senin dengan dihadiri puluhan anggota majelis taklim, dan Pengurus BKM (02/12) .
Program Senada Berru merupakan inisiatif Kua Berampu yang bertujuan untuk memperkuat ketahanan keluarga, meningkatkan literasi keagamaan, serta membina perempuan dalam menghadapi tantangan kehidupan berumah tangga di era modern. KUA Berampu secara konsisten menggelar kegiatan ini sebagai bagian dari perannya dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat Muslim di Kecamatan Berampu.
Sejak Sore, para ibu-ibu Majelis Taklim Al-Furqon tampak antusias mengikuti kegiatan. Mereka menyambut tim KUA Berampu dengan hangat, menandakan tingginya minat masyarakat terhadap pembinaan keagamaan yang bersifat aplikatif.
Kepala KUA Berampu, Azan Sagala, S.Ag., MM dalam sambutannya menyampaikan bahwa Senada Berru bukan sekadar kegiatan ceramah, tetapi program pendampingan yang berkelanjutan. Program Senada Berru hadir untuk memberikan pembinaan yang menyentuh langsung kebutuhan perempuan dan keluarga. Kami ingin para ibu menjadi pilar kuat dalam rumah tangga, mampu menghadapi persoalan dengan bijak, dan membangun lingkungan keluarga yang damai dan berakhlak, ujarnya.
Dalam kegiatan ini, Penghulu KUA Berampu Muhammad Aidil Hanafi, LC.,MH membawakan materi kepada ibu-ibu Majelis Taklim yang berfokuskan Pada pembahasan Fiqih. Para peserta tampak aktif berdialog, mengajukan pertanyaan, dan berbagi pengalaman. Banyak jamaah mengaku materi yang disampaikan relevan dengan kondisi rumah tangga saat ini yang sering dihadapkan pada tantangan perubahan zaman, pengaruh digital, serta dinamika sosial.
Salah satu sesi yang paling menarik perhatian adalah diskusi interaktif tentang peran suami-istri dalam mewujudkan keluarga harmonis.Penghulu memberikan contoh-contoh nyata serta solusi praktis yang dapat diterapkan langsung oleh para peserta.Kami sangat terbantu dengan penjelasan dari penyuluh. Banyak hal yang sebelumnya kami tidak tahu, terutama tentang cara berkomunikasi yang baik dengan anak dan suami, ungkap salah satu peserta majelis taklim.
Selain itu, kegiatan juga diisi dengan pembacaan doa bersama, kajian kitab, serta motivasi spiritual yang memperkuat semangat para ibu dalam menjalankan tugas mulia sebagai pendidik dalam keluarga.
Tokoh agama setempat serta Ketua BKM turut memberikan apresiasi atas kegiatan ini. Mereka menilai bahwa program Senada Berru membawa dampak positif dan memberikan pencerahan bagi masyarakat, khususnya ibu-ibu yang menjadi pusat pendidikan keluarga.
Pada akhir kegiatan, Kepala KUA Berampu menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperkuat kegiatan pembinaan di tingkat desa dan majelis taklim. Kami ingin memastikan bahwa setiap desa mendapatkan pembinaan yang merata. Senada Berru adalah salah satu upaya kita agar masyarakat, khususnya ibu-ibu, mendapatkan ilmu yang bermanfaat untuk membangun keluarga yang harmonis dan berdaya, jelasnya.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama, dan doa penutup. Para peserta pulang dengan membawa materi tertulis serta semangat baru untuk menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. (PB)