KUA Berampu Gelar Pembinaan MT Bertajuk Senada Berru, Perdalam Syarat Sah Salat Melalui Kitab Sullamul Munajat
26 Dec 2025 | 32 | Penulis : Humas Cabang APRI Dairi | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Penghulu Ahli Muda KUA Berampu, Muhammad Aidil Hanafi, Lc, M.H. Kehadiran beliau didampingi oleh Kepala KUA Berampu, Azan Sagala, MM, beserta petugas PLO dan staf kantor. Kehadiran jajaran pimpinan ini menegaskan pentingnya sinergi antara instansi keagamaan dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang religius.
Suasana di Desa Karing tampak antusias dengan kehadiran puluhan jamaah ibu-ibu yang memenuhi lokasi acara. Program "Senada Berru" sendiri merupakan akronim dan identitas lokal yang diusung KUA Berampu untuk mendekatkan layanan bimbingan masyarakat Islam agar lebih menyentuh hingga ke pelosok desa di wilayah Kecamatan Berampu.
Dalam sesi utama, Muhammad Aidil Hanafi bertindak sebagai pemateri dengan mengangkat kajian kitab klasik yang sangat masyhur di kalangan santri dan akademisi Islam, yakni Kitab Sullamul Munajat karya ulama besar Nusantara, Syekh Nawawi Al Bantani. Materi yang disampaikan merupakan kelanjutan dari seri kajian sebelumnya yang membahas fikih ibadah secara mendalam.
Fokus pembahasan kali ini memasuki Bab Salat pada pembahasan kedua, yakni mengenai syarat-syarat sah salat. Aidil Hanafi menjelaskan secara mendetail poin-poin krusial yang harus dipenuhi oleh setiap Muslim sebelum dan selama melaksanakan ibadah salat agar ibadah tersebut diterima sesuai syariat.
"Memahami syarat sah salat adalah pondasi utama dalam beribadah. Tanpa pemahaman yang benar terhadap apa yang dipersyaratkan oleh syara', dikhawatirkan ibadah yang kita lakukan sehari-hari menjadi tidak sempurna," ujar Aidil Hanafi di sela-sela pemaparannya yang diikuti dengan saksama oleh para jamaah.
Kepala KUA Berampu, Azan Sagala, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada jamaah MT Al Hasanah Barisan yang tetap istikamah menuntut ilmu. Beliau berharap pembinaan rutin ini dapat mempererat silaturahmi sekaligus menjadi wadah konsultasi agama bagi warga Desa Karing dan sekitarnya.
Acara ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif, di mana para jamaah diberikan kesempatan untuk berdiskusi langsung terkait kendala-kendala praktis dalam pelaksanaan ibadah harian. Melalui kegiatan "Senada Berru" ini, KUA Berampu berharap literasi keagamaan masyarakat semakin meningkat dan berimplikasi positif pada kesalehan sosial di wilayah tersebut. (MHS/MAH)