Daerah

KUA Batanghari Perkuat Pembinaan Masjid TPQ
22 Dec 2025 | 40 | Penulis : PC APRI Lampung Timur | Publisher : Biro Humas APRI Lampung
Lampung Timur (Humas) — KUA Batanghari kembali melaksanakan kegiatan penilaian masjid, majelis taklim, dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) secara terintegrasi di wilayah Kecamatan Batanghari. Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada penilaian administratif, tetapi juga menjadi sarana evaluasi, silaturahmi, serta penguatan peran lembaga keagamaan berbasis masyarakat, sekaligus bagian dari rangkaian menyambut Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Tahun 2026.
Memasuki hari ketiga pelaksanaan, Senin (22/12/2025), tim KUA Batanghari melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah lokasi di Desa Banarjoyo, Rejo Agung, dan Telogorejo. Adapun lokasi yang dikunjungi meliputi Masjid Abu Dzar Al Ghifari dan Masjid Babussalam di Desa Banarjoyo, TPQ Al Amin Desa Rejo Agung, serta TPA Baitul Munawaroh dan TPQ Mambaul ‘Ulum di Desa Telogorejo.
Kegiatan penilaian dilaksanakan oleh para Penyuluh Agama Islam KUA Batanghari yang terdiri dari Edy Prayitno, Nurlailani, Zuhrotul ‘Aini, Subekti, dan Taufik. Tim melakukan penilaian secara komprehensif terhadap aspek administrasi kelembagaan, program kegiatan keagamaan, manajemen pengelolaan, serta peran masjid dan TPQ dalam penguatan moderasi beragama di tengah masyarakat.
Selain penilaian, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ruang dialog antara penyuluh agama dan para pengurus masjid serta TPQ. Dialog tersebut membahas berbagai tantangan pengelolaan lembaga keagamaan di tingkat desa, sekaligus merumuskan strategi pengembangan agar masjid dan TPQ semakin adaptif terhadap kebutuhan umat.
Para penyuluh menekankan pentingnya masjid dan TPQ tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah dan pembelajaran Al-Qur’an, tetapi juga sebagai pusat pembinaan akhlak, penguatan nilai-nilai moderasi beragama, serta pemberdayaan sosial masyarakat. Hal ini sejalan dengan semangat HAB dalam meningkatkan kualitas layanan dan pembinaan keagamaan yang berdampak langsung bagi umat.
Kehadiran tim KUA Batanghari disambut hangat oleh para pengurus masjid, pengelola TPQ, dan tokoh masyarakat setempat. Sambutan positif tersebut mencerminkan tingginya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan lembaga keagamaan yang tertib, transparan, dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan penilaian terintegrasi ini, KUA Batanghari berharap pengelolaan masjid, majelis taklim, dan TPQ semakin tertata, aktif, dan berkesinambungan. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen KUA Batanghari dalam menghadirkan layanan keagamaan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada penguatan pembinaan umat di tingkat akar rumput. *NL
Penulis: Kas
Editor: Sol