KUA Batanghari Dorong Sinergi Keagamaan dalam Musrenbangdes 2025
Daerah

KUA Batanghari Dorong Sinergi Keagamaan dalam Musrenbangdes 2025

  15 Sep 2025 |   47 |   Penulis : PC APRI Lampung Timur |   Publisher : Biro Humas APRI Lampung

Lampung Timur, (Humas) – Kepala KUA Batanghari, H. Subhan, bersama jajaran penyuluh agama Islam, aktif hadir dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Tahun 2025 di dua lokasi berbeda pada Senin (15/9/2025). Pagi hari, ia mengikuti Musrenbangdes di Desa Selorejo bersama Penyuluh Agama Islam, Siti Alkhomah, sementara siang harinya melanjutkan agenda ke Desa Bumi Mas didampingi Zuhrotul ‘Aini.

Partisipasi KUA Batanghari dalam forum strategis ini dimaksudkan untuk memastikan program-program keagamaan terintegrasi dengan arah pembangunan desa. Musyawarah di Selorejo dan Bumi Mas turut dihadiri Camat Batanghari, forkopimcam, dinas teknis lintas sektor mulai dari pendidikan, pertanian, peternakan, kesehatan, hingga kader posyandu, serta tokoh masyarakat dan agama. Kehadiran lintas sektor tersebut menegaskan komitmen kolektif dalam merancang pembangunan desa yang komprehensif dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, H. Subhan menekankan bahwa KUA tidak sekadar menjadi lembaga pencatat pernikahan, tetapi juga pusat pembinaan umat. Ia menyampaikan sejumlah program prioritas Kementerian Agama, seperti pengelolaan zakat produktif melalui UPZ, isbat nikah terpadu, pembinaan keluarga melalui Bina Keluarga Sakinah dan Bimbingan Perkawinan, sertifikasi tanah wakaf, hingga pembinaan rumah ibadah, majelis taklim, pondok pesantren, dan lembaga pendidikan Al-Qur’an berbasis EMIS.

“Seluruh program tersebut merupakan bentuk nyata peran Kementerian Agama dalam memperkuat ketahanan keluarga, meningkatkan kesejahteraan umat, sekaligus meneguhkan moderasi beragama di desa,” tegas Subhan.

Kehadiran KUA Batanghari di dua Musrenbangdes ini dipandang sebagai momentum mempererat sinergi antara Kemenag, pemerintah desa, dan stakeholder lain. Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan arah pembangunan desa yang religius, inklusif, serta berdaya saing di masa depan. *NL

---
Penulis: H. Kas
Editor: Szp


Bagikan Artikel Ini

Infografis