KUA Bandar Khalifah Hadiri Pembinaan BKM se-Kabupaten Serdang Bedagai
Daerah

KUA Bandar Khalifah Hadiri Pembinaan BKM se-Kabupaten Serdang Bedagai

  15 Dec 2025 |   234 |   Penulis : Humas Cabang APRI Serdang Bedagai |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Bandar Khalifah, (Humas). Masjid tidak lagi dipahami semata sebagai tempat pelaksanaan ibadah sholat, tetapi juga sebagai ruang sosial yang menebarkan keramahan dan memperkuat ikatan umat. Gagasan tersebut mengemuka dalam kegiatan Pembinaan Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) se-Kabupaten Serdang Bedagai Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Kabupaten Serdang Bedagai pada hari Rabu (10/12). 

Kegiatan ini dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Serdang Bedagai, H. Azrul Aswan Sirait, S.HI, M.M, serta para pengurus BKM dari berbagai kecamatan. Kecamatan Bandar Khalifah turut ambil bagian dan diwakili oleh Penghulu Aji Panagara S, S.Ag, sebagai bentuk keterlibatan aktif unsur KUA dalam penguatan fungsi masjid di tengah masyarakat.

Pembinaan menghadirkan narasumber Hoirul Amru Siregar, S.Ag, M.Pd dan Drs. Chairul Zen S., Al-Falaky, selaku Admin SIMAS Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara. Dalam pemaparannya, narasumber menekankan pentingnya tata kelola masjid yang profesional, tertib administrasi, serta berorientasi pada pelayanan jamaah.

Menurut pemateri, masjid idealnya menjadi pusat ibadah yang ramah, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan sosial masyarakat. Tidak hanya mengurus aktivitas ritual, BKM didorong untuk menghidupkan fungsi masjid sebagai pusat edukasi, penguatan ukhuwah, dan pelayanan sosial keagamaan.

Kehadiran Penghulu Aji Panagara S, S.Ag mewakili Bandar Khalifah mencerminkan sinergi antara KUA dan pengurus masjid dalam membangun peradaban umat dari masjid. Peran penghulu tidak hanya terbatas pada pelayanan nikah dan rujuk, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pembinaan kehidupan keagamaan dan penguatan institusi masjid.

Kepala Kantor Kemenag Serdang Bedagai dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa masjid harus menjadi ruang yang menenangkan, mempersatukan, dan memberi solusi bagi umat. Melalui pembinaan ini, diharapkan pengurus BKM mampu mengelola masjid secara lebih adaptif, transparan, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Kegiatan pembinaan ditutup dengan penguatan komitmen bersama untuk menjadikan masjid sebagai pusat ibadah sekaligus pusat keramahan umat, yang mampu menjawab tantangan sosial keagamaan di tingkat lokal. (APS)

Bagikan Artikel Ini

Infografis