Daerah
Ketua PW APRI Lampung Hadiri Uji Publik dan Sosialisasi Rencana Strategis Kementerian Agama 2025–2029 di UIN Raden Intan Lampung
30 Oct 2025 | 95 | Penulis : Biro Humas APRI Lampung | Publisher : Biro Humas APRI Lampung
Bandar Lampung (Humas) — Ketua Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Provinsi Lampung, H. Sulaiman, S.Ag., M.M., menghadiri kegiatan Uji Publik dan Sosialisasi Rencana Strategis (Renstra) Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2025–2029, yang diselenggarakan oleh Biro Perencanaan dan Penganggaran Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI, pada Kamis (30/10/2025) bertempat di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung.
Kegiatan bertema “Mengawal Arah Kebijakan Kementerian Agama: Mewujudkan Layanan Agama dan Pendidikan Keagamaan yang Berdampak” ini dilaksanakan secara luring dan daring, dan diikuti oleh seluruh Kantor Wilayah Kementerian Agama serta UIN se-Indonesia.
Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Kepala Biro Perencanaan dan Penganggaran, Muhamad Iqbal, S.E., M.M. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya uji publik ini untuk menyempurnakan arah kebijakan strategis Kementerian Agama menuju pelayanan yang berdampak luas bagi masyarakat dan dunia pendidikan keagamaan.
Turut hadir sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan strategis, di antaranya Rektor UIN Raden Intan Lampung, Rektor UIN Jurai Siwo Lampung, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung, Ketua MUI Lampung, Ketua FKUB, Ketua BAZNAS, Ketua BWI, Ketua PWNU, Ketua Muhammadiyah Lampung, serta perwakilan organisasi profesi seperti Ketua PW APRI Lampung dan Ketua IPARI Lampung.
Dalam kesempatan tersebut, H. Sulaiman, S.Ag., M.M. menyampaikan bahwa keterlibatan APRI dalam kegiatan strategis ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kebijakan pemerintah dalam memperkuat tata kelola pelayanan keagamaan.
“Renstra ini menjadi arah penting dalam membangun tata layanan keagamaan yang berdampak dan responsif terhadap kebutuhan umat. APRI tentu siap berkontribusi, terutama dalam bidang pelayanan pernikahan, keluarga sakinah, serta transformasi digital di lingkungan KUA,” ujar Sulaiman.
Kegiatan yang berlangsung interaktif tersebut memberi ruang bagi peserta untuk memberikan masukan dan saran konstruktif terhadap rancangan Renstra Kementerian Agama 2025–2029. Sinergi antara lembaga pendidikan tinggi, organisasi keagamaan, dan pemerintah menjadi modal utama dalam memastikan arah kebijakan Kemenag semakin efektif, inklusif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan publik.
Melalui forum ini, diharapkan lahir Rencana Strategis Kementerian Agama yang berdampak nyata bagi masyarakat, memperkuat moderasi beragama, dan mendorong peningkatan kualitas layanan keagamaan di seluruh Indonesia. *LP
Penulis: H. Kas
Editor: Szp