Informasi


Ketua PW APRI Kaltim Berikan Arahan dan Motivasi pada Muscab Ke I APRI Kota Samarinda
18 Dec 2025 | 47 | Penulis : Biro Humas APRI Kalimantan Timur | Publisher : Biro Humas APRI Kalimantan Timur
Samarinda - Ketua Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Kalimantan Timur, H. Hairillah, S.Ag., M.H., menghadiri sekaligus memberikan arahan dan motivasi pada Musyawarah Cabang (Muscab) ke-1 APRI Pengurus Cabang Kota Samarinda, yang diselenggarakan pada Kamis, 18 Desember 2025, bertempat di Hotel Amaris Samarinda, Jalan Dr. Sutomo, Samarinda.
Kegiatan Muscab ini menjadi momentum penting bagi konsolidasi organisasi APRI di tingkat kota, sekaligus sebagai sarana memperkuat peran strategis penghulu dalam pelayanan keagamaan dan kemasyarakatan. Acara diikuti oleh para penghulu dari seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kota Samarinda dengan suasana yang penuh semangat dan kebersamaan.
Dalam arahannya, H. Hairillah, S.Ag., M.H. menekankan pentingnya adaptasi dan inovasi di era digital. Ia mendorong agar seluruh KUA di Kota Samarinda aktif di media, baik media sosial maupun kanal informasi lainnya, sebagai sarana edukasi publik, transparansi layanan, serta penguatan citra positif KUA di tengah masyarakat.
“KUA harus hadir dan terlihat di ruang publik digital. Media adalah jembatan dakwah, edukasi, dan pelayanan. Mari kita manfaatkan secara bijak dan profesional,” tegasnya.
Lebih lanjut, beliau juga mengajak seluruh penghulu untuk berkolaborasi dan bersinergi dengan seluruh anggota KUA, membangun kerja tim yang solid, serta saling mendukung dalam pelaksanaan tugas dan fungsi. Menurutnya, kolaborasi internal yang kuat akan melahirkan pelayanan yang berkualitas dan berintegritas.
Dalam kesempatan tersebut, H. Hairillah, S.Ag., M.H. juga menegaskan bahwa siapapun yang terpilih dan dipercaya menjadi Ketua Pengurus Cabang APRI Kota Samarinda, diharapkan mampu merangkul seluruh anggota tanpa membedakan latar belakang, mengedepankan semangat kebersamaan, serta menjadikan APRI sebagai rumah besar para penghulu.
“Siapapun yang menjadi Ketua, hendaknya mampu mengayomi, membangun komunikasi yang sehat, serta menggerakkan seluruh potensi penghulu di KUA. APRI harus menjadi wadah kolaborasi, bukan sekadar struktur organisasi,” pesannya.
Beliau berharap, kepengurusan yang terbentuk nantinya dapat melanjutkan semangat kebersamaan, memperkuat sinergi antar-KUA, serta konsisten mendorong aktivitas publikasi dan kolaborasi demi meningkatkan kualitas pelayanan dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi KUA di Kota Samarinda.
Muscab Ke I APRI Kota Samarinda diharapkan dapat menghasilkan kepengurusan yang amanah dan program kerja yang progresif, sehingga APRI semakin berperan aktif dalam peningkatan profesionalisme penghulu serta penguatan kelembagaan KUA di Kota Samarinda.