Daerah
Kepala KUA Tualang Ikuti Pelatihan Daring ASN Berintegritas BPSDM Kementerian Agama RI
07 May 2026 | 9 | Penulis : Biro Humas APRI Riau | Publisher : Biro Humas APRI Riau
Siak (hUMAS) Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Tualang, Andri, S.Ag., M.H, mengikuti kegiatan pelatihan daring ASN Berintegritas yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Agama Republik Indonesia pada tanggal 4 hingga 8 Mei 2026. Kegiatan ini diikuti oleh peserta yang tergabung dalam Kelompok 2 Batch II, yang meliputi wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Riau.
Pelatihan tersebut merupakan bagian dari program penguatan kompetensi dan pembinaan karakter Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia dalam rangka mewujudkan ASN yang profesional, berintegritas, serta berkomitmen terhadap budaya kerja yang bersih dan bebas dari praktik korupsi.
Selama pelaksanaan pelatihan, para peserta mendapatkan berbagai materi strategis terkait penguatan integritas ASN, di antaranya mengenai gratifikasi, pencegahan tindak pidana korupsi, pengendalian benturan kepentingan, penguatan etika pelayanan publik, hingga pembentukan karakter ASN yang memiliki keberanian untuk menolak segala bentuk pemberian atau tindakan yang bukan menjadi haknya.
Materi pelatihan juga menekankan pentingnya membangun budaya anti korupsi di lingkungan kerja, meningkatkan kesadaran moral ASN sebagai pelayan masyarakat, serta menanamkan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan profesionalitas dalam menjalankan tugas dan fungsi kedinasan.
Kepala KUA Tualang, Andri, S.Ag., M.H menyampaikan bahwa pelatihan tersebut memberikan pemahaman yang sangat penting bagi ASN, khususnya dalam memperkuat komitmen menjaga amanah jabatan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Integritas merupakan pondasi utama bagi seorang ASN. Melalui pelatihan ini, kami diingatkan kembali bahwa seorang pegawai tidak hanya dituntut untuk bekerja secara profesional, tetapi juga harus memiliki karakter yang jujur, bertanggung jawab, dan berani menolak segala sesuatu yang bukan menjadi haknya,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa tantangan pelayanan publik saat ini menuntut ASN untuk semakin transparan, akuntabel, dan mampu menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah.
“ Kami berharap nilai-nilai yang diperoleh dalam pelatihan ini tidak berhenti pada teori semata, tetapi benar-benar dapat diterapkan dalam lingkungan kerja sehari-hari. Semoga seluruh ASN Kementerian Agama, khususnya di KUA Tualang, dapat terus menjaga integritas, meningkatkan profesionalitas pelayanan, serta menjadi contoh yang baik di tengah masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Andri berharap kegiatan pelatihan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna memperkuat mentalitas ASN yang bersih dan berorientasi pada pelayanan.
“Harapan kami, melalui pembinaan dan penguatan integritas yang terus dilakukan, ASN Kementerian Agama mampu menjadi pelayan masyarakat yang amanah, bebas dari praktik korupsi, serta mampu menciptakan budaya kerja yang sehat, profesional, dan penuh tanggung jawab,” tutupnya.
Melalui kegiatan pelatihan daring ini, diharapkan seluruh peserta dapat semakin memahami pentingnya integritas dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan terpercaya di lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia. (M.JR/adr/Hd)