Ka. KUA Pekanbaru Kota Turut Gabung dengan Tim Monitoring Tinjau Ujian Akhir Di MDTA Muhammadiyah 3
07 May 2026 | 6 | Penulis : Biro Humas APRI Riau | Publisher : Biro Humas APRI Riau
Pekanbaru (Humas) Dalam rangka memastikan kelancaran ujian akhir bagi siswa kelas IV MDTA se-Kota Pekanbaru, Tim Gabungan dari Kementerian Agama Kota Pekanbaru turun monitoring ke MDTA Muhammadiyah 3 yang beralamat di Jalan Agus Salim Pekanbaru. Kamis (07/05/2026).
Pantauan tim inmas, hadir dalam rombongan monitoring tersebut : Ketua MK2MKDT Kota Pekanbaru, Dr. H. Kazwaini Munir, MA, Ka. KUA Kecamatan Pekanbaru Kota, Muhammad Idris, S.Ag, M.Pd.I, Ketua MK2MKDT Kecamatan Pekanbaru Kota , Ir. Budhi Hidayat, S.Ag, MH. Perwakilan dari PD Pontren Kemenag Kota Pekanbaru, Harnita Zahtinur, S.Pd, Nur Avlaha dan Susi.
Kedatangan tim Monitoring tersebut di sambut oleh Ka. MDTA Muhammadiyah 3, Novialdi, S.Ag beserta para guru MDTA. Kegiatan monitoring diawali dengan meninjau langsung ke tempat ruang pelaksaan ujian. Adapun jumlah peserta ujian disini sebanyak 65 orang di bagi dalam 3 ruang kelas. Setelah itu baru diadakan acara resimonial di ruang kepala MDTA Muhammadiyah 3.
Acara kunjungan monitoring dipandu oleh Ustad Budhi Hidayat, kemudian sambutan dari Ka. KUA Kecamatan Pekanbaru Kota, Sambutan Ketua MK2MDKDT Kota Pekanbaru, Sambutan dari Ka. MDTA Muhammadiyah 3 selaku tuan rumah. Kemudian ditutup dengan santap sate bersama.
Dalam sambutannya Kepala KUA Pekanbaru Kota berpesan agar ujian berlangsung secara jujur. jangan ada pengawas yang menunjukkan jawaban atas soal yang diberikan kepada peserta ujian. Hasil ujian juga terjamin keaslian nilainya. Sehingga dengan nilai murni itu kita bisa melakukan evaluasi demi kemajuan MDTA kedepannya. Pinta Idris.
Sementara itu ketua MK2MKDT memberikan apresiasi kepada tuan rumah maupun panitia pelaksana ujian, menurutnya:
“ Pelaksanaan ujian berjalan baik dan tertib. Hal ini terlihat dari pakaian yang dipakai oleh peserta ujian, yaitu berseragam lengkap, pakai atribut. Ini semua tentu tak luput dari didikan para guru disini.”. Ungkap Kazwaini. (Idris)