Kepala KUA Medan Perjuangan Motivasi Guru dan Siswa di Hari Guru Nasional 2025
26 Nov 2025 | 42 | Penulis : Humas Cabang APRI Kota Medan | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Dalam amanatnya, H. Ramlan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi para guru, yang disebutnya sebagai "pahlawan tanpa tanda jasa" yang menjadi ujung tombak peradaban bangsa. Beliau menekankan bahwa peran guru saat ini tidak hanya terbatas pada transfer ilmu pengetahuan semata, melainkan juga sebagai teladan dan pendidik moral yang membimbing siswa-siswi menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. Pesan ini disambut tepuk tangan meriah dari peserta upacara yang hadir.
Lebih lanjut, H. Ramlan mengajak seluruh keluarga besar Perguruan Muhammadiyah untuk senantiasa meneladani semangat pendiri organisasi, KH Ahmad Dahlan. "Mari kita jadikan inspirasi KH Ahmad Dahlan sebagai pijakan. Beliau mengajarkan kita untuk tidak terpaku pada tradisi tanpa makna, melainkan terus melakukan pembaharuan dan amal usaha yang bermanfaat bagi umat," ujarnya. Menurutnya, spirit inilah yang harus diinternalisasi oleh para guru dan siswa, yaitu semangat untuk terus belajar, berinovasi, dan berkontribusi nyata pada masyarakat.
Pesan motivasi pendidikan yang disampaikan Kepala KUA sangat menyentuh. Kepada para siswa, beliau berpesan agar menjadikan momentum Hari Guru ini sebagai pengingat untuk menghormati dan mencintai guru. "Ilmu yang berkah adalah ilmu yang diperoleh dengan adab dan penghormatan kepada guru. Jadikan proses belajar bukan sekadar kewajiban, tapi ibadah dan bekal untuk menjadi pemimpin masa depan yang berakhlak mulia," tegasnya dengan nada penuh harap.
H. Ramlan juga menyoroti pentingnya peran guru sebagai agen perubahan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan informasi. Beliau mengingatkan para pendidik untuk tidak pernah berhenti mengembangkan diri dan memanfaatkan teknologi secara bijak demi meningkatkan kualitas pembelajaran. "Guru harus menjadi musyrif (pembimbing) yang mampu mengarahkan siswa memanfaatkan kemajuan digital untuk kebaikan, bukan terjebak dalam arus negatif," tambahnya.
Upacara Hari Guru Nasional ke-80 ini berlangsung dengan tertib dan khidmat, mencerminkan rasa syukur dan penghargaan yang mendalam terhadap profesi guru. Penyerahan cenderamata sederhana kepada perwakilan guru menjadi penutup rangkaian acara, diikuti dengan sesi foto bersama yang penuh kehangatan antara Kepala KUA, guru, dan para siswa.
Kesuksesan peringatan HGN di Perguruan Muhammadiyah Kampung Dadap ini diharapkan dapat menjadi momentum kebangkitan bagi dunia pendidikan, khususnya di lingkungan Muhammadiyah, untuk terus mencetak generasi yang cerdas secara intelektual, tangguh secara mental, dan berlandaskan akhlak Islami, sejalan dengan cita-cita besar KH Ahmad Dahlan. (MHS/RML)