Daerah
Kepala KUA Curup Lakukan Observasi Kegiatan Kepenyuluhan di MTs Tarbiyah Curup
03 Aug 2025 | 83 | Penulis : Humas Cabang APRI Rejang Lebong | Publisher : Biro Humas APRI Bengkulu
Rejang Lebong (Humas) --- Dalam rangka memastikan kualitas pelaksanaan program penyuluhan agama Islam di tingkat remaja, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Curup, Bapak H. Suryono, S.Ag., M.Pd. melakukan observasi langsung terhadap kegiatan kepenyuluhan yang dilaksanakan oleh para penyuluh agama KUA Curup di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Tarbiyah Curup. (29/7/2025)
Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutin penyuluhan keagamaan yang menyasar pelajar tingkat remaja, dengan tujuan membekali mereka pemahaman nilai-nilai keislaman yang moderat, berakhlak mulia, serta mampu menjadi benteng dari pengaruh negatif zaman. Observasi ini sekaligus menjadi bentuk pengawasan dan evaluasi langsung oleh pimpinan, guna menjaga mutu serta efektivitas materi dan metode penyampaian penyuluhan yang dilakukan oleh para penyuluh agama.
Dalam kegiatan tersebut, dua penyuluh agama Islam dari KUA Curup, yaitu Ibu Oli Sholihat, S.Ag. dan Bapak Farisqi Tri Aditya Utama, SE. tampil sebagai narasumber utama. Mereka menyampaikan materi seputar akhlak remaja dalam perspektif Islam, bahaya pergaulan bebas, serta pentingnya menjaga identitas diri sebagai pelajar muslim di era digital. “Penyuluhan ini sangat penting, terutama dalam membentuk karakter dan akhlak generasi muda. Kami tidak hanya menyampaikan teori agama, tetapi juga mengaitkan nilai-nilai keislaman dengan realitas yang dihadapi para remaja saat ini,” ujar Ibu Oli Sholihat, S.Ag. saat ditemui usai penyuluhan.
Sementara itu, Bapak Farisqi Tri Aditya Utama menambahkan bahwa pendekatan yang mereka gunakan bersifat interaktif dan dialogis, agar para siswa dapat lebih aktif terlibat dan memahami materi secara menyeluruh. “Kita tidak bisa hanya menyampaikan materi secara satu arah. Kita dorong siswa untuk bertanya, berdiskusi, dan menyampaikan pandangannya,” jelasnya.
Kepala KUA Curup, Bapak H. Suryono, S.Ag., M.Pd. yang turut hadir sejak awal hingga akhir kegiatan, mengapresiasi jalannya penyuluhan. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya profesionalitas penyuluh dalam setiap kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, termasuk di lingkungan sekolah. “Saya melihat semangat dan metode yang digunakan sudah sangat baik. Penyuluh kita tidak hanya hadir untuk menyampaikan ceramah, tetapi benar-benar membangun komunikasi dua arah yang edukatif. Ini menjadi wujud dari penyuluh agama yang adaptif dan profesional,” terang beliau.
Beliau juga menambahkan bahwa observasi seperti ini akan terus dilakukan secara berkala di berbagai lembaga pendidikan, guna memastikan program kepenyuluhan benar-benar berdampak positif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya generasi muda.
Kegiatan ini ditutup dengan sesi tanya jawab yang melibatkan antusiasme siswa-siswi MTs Tarbiyah Curup. Banyak di antara mereka yang mengajukan pertanyaan kritis seputar pergaulan, media sosial, dan bagaimana tetap istiqamah menjalani kehidupan remaja dalam bingkai nilai-nilai Islam. Diharapkan melalui kegiatan ini, para siswa dapat memperoleh pencerahan serta semangat baru dalam mengamalkan ajaran agama secara benar dan kontekstual, serta menjadikan Islam sebagai pedoman utama dalam menjalani kehidupan sehari-hari di tengah tantangan zaman.