Ka. KUA Pancur Hadiri Peletakan Batu Pertama Menara Masjid Al Ikhlas Perkuat Moderasi Dan Kerukunan Umat
15 Dec 2025 | 22 | Penulis : Humas Cabang APRI Deli Serdang | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Pancur Batu, (Humas). Pembangunan menara Masjid Al Ikhlas resmi dimulai melalui kegiatan peletakan batu pertama yang dilaksanakan pada Sabtu, (13/12), bertempat di Perumahan Griya Rumah Tengah, Desa Namo Bintang, Kecamatan Pancur Batu. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan sarana ibadah dan pembinaan kehidupan keagamaan masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Deli Serdang Faisal Rahman, SE, yang hadir mewakili Bupati Deli Serdang. Turut hadir Kasi Ketenteraman dan Ketertiban mewakili Camat Pancur Batu, Kepala Desa Namo Bintang, BPD Desa Namo Bintang, Ketua BKM beserta jajaran, tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus gereja-gereja di Desa Namo Bintang, serta masyarakat setempat.
Kehadiran unsur pemerintah daerah, aparatur desa, dan tokoh lintas agama menunjukkan kuatnya sinergi dan kebersamaan dalam mendukung pembangunan keagamaan. Prosesi peletakan batu pertama dilakukan secara simbolis sebagai tanda dimulainya pembangunan menara masjid.
Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pancur Batu, H. Ilyas, M.A, turut menghadiri kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan fasilitas ibadah dan kehidupan keagamaan di tengah masyarakat.
Ilyas menyampaikan bahwa pembangunan menara Masjid Al Ikhlas diharapkan dapat mendukung kemakmuran masjid serta meningkatkan kualitas aktivitas ibadah dan pembinaan umat. Menurutnya, masjid memiliki peran strategis sebagai pusat ibadah, edukasi keagamaan, dan penguatan nilai sosial.
“Pembangunan sarana ibadah ini merupakan ikhtiar bersama untuk menghadirkan layanan keagamaan yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Ilyas.
Lebih lanjut disampaikan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan Asta Protas Kementerian Agama Republik Indonesia, khususnya pada poin Penguatan Layanan Keagamaan yang Berdampak. Sarana ibadah yang memadai menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan di tingkat akar rumput.
Selain itu, keterlibatan pengurus gereja dan tokoh lintas agama dalam kegiatan ini mencerminkan implementasi Moderasi Beragama. Kehadiran lintas unsur menunjukkan terbangunnya sikap saling menghormati serta komitmen menjaga harmoni kehidupan beragama.
Menurut Ilyas, moderasi beragama harus diwujudkan dalam tindakan nyata melalui kerja sama dan dukungan bersama terhadap kegiatan keagamaan, tanpa mengesampingkan nilai toleransi dan persaudaraan.
Perwakilan pemerintah daerah yang hadir mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat Desa Namo Bintang dalam mendukung pembangunan menara masjid. Diharapkan proses pembangunan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan peletakan batu pertama ditutup dengan doa bersama. Melalui kegiatan ini, KUA Kecamatan Pancur Batu menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan keagamaan yang moderat, inklusif, dan berdampak bagi kehidupan umat.