Ka KUA Girsang Sipangan Bolon Hadiri Acara Inklusi Keuangan Bank Indonesia di Parapat
Daerah

Ka KUA Girsang Sipangan Bolon Hadiri Acara Inklusi Keuangan Bank Indonesia di Parapat

  14 Nov 2025 |   62 |   Penulis : Humas Cabang APRI Simalungun |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Simalungun, (Humas). Kepala Kantor Urusan Agama (Ka KUA) Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Usman Bidawi, S.Ag, turut serta dalam acara penting terkait Inklusi Pengelolaan Keuangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI). Kegiatan yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan keuangan ini dilangsungkan di kawasan wisata Pantai Bebas Danau Toba, Parapat, pada Jumat (14/11).

Kehadiran Ka KUA Girsang Sipangan Bolon dalam forum tersebut menunjukkan komitmen KUA sebagai lembaga vertikal Kementerian Agama untuk mendukung program-program pemerintah, termasuk yang berkaitan dengan literasi dan inklusi keuangan. Keterlibatan ini diharapkan dapat menjembatani informasi pengelolaan keuangan syariah dan konvensional kepada masyarakat luas melalui jalur keagamaan.

Acara ini secara resmi dihadiri dan dibuka oleh Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Ahmad Saragih, yang memberikan apresiasi atas inisiatif Bank Indonesia. Selain itu, tampak hadir pula Wakil Bupati, Benny Gusman Sinaga, yang turut memberikan dukungan terhadap upaya peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui pemahaman finansial yang baik.

Tak hanya jajaran eksekutif, pentingnya acara ini juga tercermin dari kehadiran Ketua DPRD Simalungun, Sugiarto, S.E., yang menunjukkan dukungan legislatif terhadap program inklusi keuangan. Forum tersebut juga mempertemukan pimpinan dari beberapa bank yang beroperasi di Kabupaten Simalungun, menciptakan ruang diskusi yang komprehensif.

Usman Bidawi, memanfaatkan kesempatan ini untuk berdialog dengan peserta dan pihak penyelenggara terkait pentingnya pengelolaan keuangan yang berbasis nilai-nilai keagamaan. Ia menekankan bahwa literasi keuangan harus sejalan dengan prinsip etika dan moral, memastikan bahwa masyarakat tidak hanya cerdas dalam mencari penghasilan, tetapi juga bijak dan halal dalam mengelola harta. 


Sebagai wakil dari Kementerian Agama, Ka KUA Girsang Sipangan Bolon melihat inklusi keuangan sebagai alat penting untuk meningkatkan kesejahteraan umat. Ia berharap, edukasi yang diberikan oleh BI dan perbankan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat di wilayah kerjanya untuk perencanaan keuangan yang lebih baik, termasuk persiapan dana pendidikan dan ibadah.

Secara keseluruhan, kegiatan Inklusi Pengelolaan Keuangan oleh Bank Indonesia di Parapat ini berhasil menciptakan sinergi antara pemerintah daerah, lembaga perbankan, dan tokoh agama. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat upaya pemerataan akses dan pemahaman keuangan, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada peningkatan perekonomian dan kualitas hidup masyarakat Simalungun.

Bagikan Artikel Ini

Infografis